Tragedi Maut Tol Reformasi: Pengamat Transportasi Nilai Pengelola Tol Lalai

19 Juni 2017 5:07
Kecelakaan yang terjadi di Tol Reformasi, Makassar.

MAKASSAR,  INIKATA.com – Pengamat transportasi Lambang Basri angkat bicara terkait kecelakaan maut yang menimpa keluarga dosen FMIPA Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Kamal Amir. Menurutnya pengelola tol reformasi perlu memperhatikan situasi tol yang ada.

Menurutnya, pengelolaan tol reformasi dinilai lalai terkait musibah yang merenggut dua orang korban jiwa tersebut. Bisa jadi sistem informasi dan petugas yang ada tidak begitu memantau situasi di dalam.

“Bisa jadi pengelola tol yang ada lalai.  Saya belum tau seperti apa situasi truk tronton yang ditabrak korban. Apakah dalam keadaan singgah dan dalam keadaan jalan,”kata Lambang yang juga merupakan akademisi Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Lanjutnya, dalam sistem pengelolaan tol yang sewajarnya. Ada tiga poin yang seharusnya diperhatikan dalam prosedur berkendara dalam jalur bebas hambatan tersebut.

“Ada tiga poin yakni sistem regulasi dimana patroli dalam tol memantau apa yang terjadi di dalam sana. Kedua Managemen tol tentang rambu bagi kendaraan yang mogok serta poin terakhir yang sangat penting mengenai akses prilaku yang ada pada pengemudi,”terangnya.

Hal yang paling penting terkhususnya diperhatikan yakni, dengan memperhatikan dengan baik mana aturan yang benar dalam berkendara di dalam tol.

“Kadang pengemudi kita tidak begitu efektif dan tidak memperhatikan keselamatan orang lain dalam berkendara,”jelasnya. (**)