Pelaku Penipuan di Parepare Didapati di Atas Plafon hanya Kenakan Celana Kolor

18 Juni 2017 17:27
Pelaku Penipuan di Parepare Didapati di Atas Plafon Hanya Kenakan Celana Kolor.

PAREPARE, INIKATA.com – Kepolisian Resort (Polres) Kota Parepare berhasil membekuk Ilham Idrus, mantan Pegawai Bank Mega Syariah yang tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) atas penipuan terhadap dua orang nasabahnya.

Tercatat sebagai DPO, pria yang kini mendekam di balik jeruji Polres Parepare ini jadi target DPO selama dua tahun lebih dan berhasil diringkus saat digerebek di kediamannya Jalan Damis, Kelurahan Sumpang Minangae, Kota Parepare.

“Atas laporan masyarakat setempat, bahwa tersangka pulang ke rumahnya, mungkin mau pulang lebaran, lalu kita gerebek dan menggeledah semua sisi rumah tersangka. Pas melihat ke atas plafon, kami mulai curiga dan kita intip ternyata Ilham Idrus ini bersembunyi di atas plafon dengan hanya menggunakan celana kolor, tanpa baju,” ungkap AKP Herli Purnama, Kasat Reskrim Polres Parepare.

Atas penipuan yang dilakukan, salah seorang korban bernama Ani, mendesak tersangka agar mengembalikan uang miliknya yang raib sebanyak Rp45 juta.

“Saya minta kepada pelaku agar mengembalikan uang saya,” harap Ani, sapaan warga yang berdomisili di Jalan Mattirotasi ini.

Ani juga mengulas tentang cara korban saat menipunya, pada waktu itu korban mengambil kredit di Bank Mega Syariah sebesar Rp65 juta, namun karena menunggak tiga bulan sehingga masalah kredit Ani ditangani Ilham Idrus yang disebut memiliki jabatan penting pada bank tersebut.

“Lalu Pak Ilham minta saya agar saya cukup membayar Rp45 juta agar ada pengurangan modal dari Rp65 juta yang saya ambil. Dia juga larang saya memberitahukan ke pihak kantor dengan alasan, dirinya sendiri yang langsung mau mengurus di Makassar. Itu masih Desember 2014, setelah saya dipanggil pihak Bank dan mereka menceritakan kalau Pak Ilham ternyata sudah mengundurkan diri pada bulan Desember, jadi bulan Januari 2015 setelah mendapat informasi itu saya langsung lapor ke Polisi,” Urai Ani, korban yang mengharapkan uangnya ini dikembalikan.

Saat ditanyai perihal permintaan korban, Ilham Idrus mengaku akan mengembalikan uang korban dengan cara dicicil sebanyak Rp 1 juta perbulan. “Saya mau kembalikan, saya cicil Rp 1 juta perbulan. Tapi saya harus keluar dulu (tahanan, red.) karena kalau tidak, saya tidak bisa bayar, di mana saya ambil uang kalau tidak kerja,” kata Ilham berdalih.

Ditanya mengenai jaminan agar ia tidak kabur, pria tiga orang anak ini menyebutkan, akan menjadikan istrinya sebagai jaminan. “Saya akan bicara sama istri saya, istri saya yang akan jadi jaminan,” sebut narapidana ini.

Pihak Polres Parepare akan terus melakukan penyidikan lebih lanjut karena dicurigai, korban Ilham tidak hanya dua orang.

“Kita tetap akan usut terus karena jangan sampai masih ada korban ketiga. Kita akan proses secara hukum, mengenai harapan korban agar uang kembali, kami akan mencari dan menempuh jalan lain,” jelas AKP Herli Purnama. (**)