Bulukumba Accarita Gelar Dialog, Ketidakhadiran Bupati dan Wabup Dipertanyakan

18 Juni 2017 2:51
Dialog yang digelar Bulukumba Accarita.

MAKASSAR, INIKATA.com – Pihak Kepanitian dalam Dialog bertemakan “Kenapa Bulukumba (Gagal) mempertahankan Adipura” yang digelar oleh group WhatsApp Bulukumba Accarita dibuat kecewa oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba.

Kekecewaan itu dirasakan lantaran pemerintah tak satupun mengutus pihaknya untuk menghadiri dialog tersebut di Warkop Bundu, Jalan Hertasning, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu (17/6/2017).

Akbar, Ketua Pelaksana sangat menyayangkan sikap dari Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali maupun Wakil Bupati Tomy Satria tak menghadiri dialog tersebut. Sebab, pihaknya telah melayangkan undangan yang ditujukan kepada eksekutif.

“Sangat disayangkan ketidakhadiran dan kecewa. Seharusnya mereka bisa hadir berdialog dengan kita disini menjelaskan kenapa Bulukumba tidak dapat Adipura. Ini juga menjadi catatan kecil sebagai bahan diskusi selanjutnya,” ujar Akbar, Minggu (18/6/2017).

Diketahui, lima tahun terkhir Kabupaten Bulukumba berhasil meraih piagam Adipura dibawa kepimpinan Bupati sebelumnya, Zainuddin Hasan. Namun, di priode tagline ST (Sukri-Tomy) tak mampu mendapatkan penghargaan prestisius itu.

Akbar mengatakan, Bupati atau Wakil Bupati maupun instansi pemerintah terkait tidak memberikan alasan tentang ketidakhadiran dalam kegiatan ini. Akibatnya, kursi pembicara dari unsur pemerintah bulukumba yang telah disediakan oleh Panitia Pelaksana, tak terisi atau kosong.

Selain itu, panitia pelaksana juga telah melakukan komunikasi kepada Sekretaris Daerah Bulukumba, tapi jawaban yang diberikan oleh Sekda tersebut menyebutkan dirinya berada di Jakarta.

“Bupati dan Wakilnya tidak menjawab, tidak ada alasan. Padahal kita harap kadis kebersihan dan lingkungan hidup, atau instansi terkait untuk hadir disini,” demikian Akbar.

Terpisah, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto melalui via WatsApp mengatakan, pihaknya sama sekali tidak pernah dikonfirmasi oleh pelaksana dialog bertema “Kenapa Bulukumba (Gagal) mempertahankan Adipura”.

“Di group saya sampaikan tidak satu orang pun panitia yang pernah menghubungi saya,” ujarnya.

Menurut politisi Demokrat ini juga menyebutkan, dirinya hanya berkomunikasi dengan salah satu ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tentang kategori Adipura.

“Sampai tadi ketua HMI berkomunikasi dengan saya menanyakan tentang kategori Adipura yang pernah diraih oleh Bulukumba dan saya jawab. Tapi undangan untuk hadir tidak pernah disampaikan ke saya baik lisan maupun tulisan,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Ini. (**)