Polres Gowa Dikabarkan Akan Membebaskan Pelaku Pencabulan Bocah Tiga Tahun

18 Juni 2017 1:00
Korban Pencabulan Bocah Tiga Tahun

MAKASSAR, INIKATA.com – Penyidik Satuan Reskrim Polres Gowa dikabarkan akan membebaskan salah satu pelaku pencabulan terhadap bocah berusia 3 tahun berinisial SNA, yakni Rustam Daeng Taba (50).

Hal tersebut membuat pihak keluarga korban sangat terpukul dan menyayangkan sikap dilakukan penyidik Polres Gowa, lantaran dipicu hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, beberapa waktu lalu negatif.

Orang tua SNA, Saparuddin (36) mengatakan, hasil visum yang disampaikan penyidik kepada dirinya itu berbeda dengan pernyataan dokter yang memeriksa korban pada Selasa (30/5/2017) lalu.

Bahkan, kata dia, penyidik Polres Gowa tak dapat meneruskan kasus yang dilaporkan lantaran hasilnya negatif.

“Penyidik sampaikan kepada kami kalau kasus ini tidak bisa diteruskan karena hasil visumnya negatif. Tapi berbeda dengan hasil dokter yang menyatakan anak saya positif mengalami robek pada bagian vagina,” ujar Saparuddin, Minggu (18/6/2017).

Ironisnya, setelah mengetahui kabar tersebut, pihak keluarga korban sehari setelah penyampaian keluar, Saparuddin kemudian mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Jalan Mappaoddang, Kecamatan Tamalate, guna mempertanyakan hasil itu.

Sayangnya, lanjut Saparuddin, menjelaskan pihak rumah sakit sendiri enggan memberikan keterangan yang ingin dirinya peroleh, bahkan kata pihak RS Bhayangkara sendiri, jika meminta hasil visum, dirinya harus didampingi penyidik Polres Gowa.

“Saya ke RS tapi tidak dikasih lihat hasilnya. Jadi saya bilang kalau hasil yang keluar negatif, tapi dokter pernah bilang kalau positif. Pihak RS hanya bilang ada kekeliruan yang disampaikan oleh dokternya,” lanjutnya.

Pihaknya hingga saat ini belum bertemu dengan dokter yang memeriksa korban. Iapun berharap agar penyidik tidak menutup-nutupi kasus tersebut sehingga pelaku bisa dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Kejadian yang menimpa anaknya berdampak pada psikologi dan masa depan anaknya kelak.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Darwis Akib, saat dikonfirmasi selulernya belum mau berkomentar banyak terkait dikabarkannya pelaku pencabulan akan dibebeskan oleh Penyidik Polres Gowa.

“Sampai sekarang pelaku masih kita tahan dan belum ada informasi akan dilepas. Tapi kalau memang pelaku bisa kita sidik kenapa harus dilepas,” ujarnya.

Diketahui, pelaku yang juga merupakan tetangga korban di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Rustam tega mencabuli korban sekitar 3 bulan lalu.

Namun, tindakan pelaku baru terungkap saat korban mengaku ke ibunya. Kesal anaknya digagahi pelaku, polisi akhirnya mengamankan pelaku di Polres Gowa, Selasa (30/5/2017) lalu. (**)