Penumpang Terlantar di Pelabuhan Soekarno Hatta, Tiga Malam Tidur di Halaman Parkir

17 Juni 2017 23:48
Penumpang terlantar di Pelabuhan Soekarno Hatta.

MAKASSAR, INIKATA.com –
Lonjakan penumpang arus mudik jelang lebaran Idul Fitri 1438 H sudah terlihat di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.

Padatnya penumpang membuat benerapa calon penumpang pun merasa diterlantarkan. Seperti halnya salah seorang warga bernama Takwa asal Bima, ia telah berada di Pelabuhan Makassar selama tiga malam. Bukan hanya itu saja, Takwa hanya bisa tertidur di halaman parkir.

Saat ditemui Inikata.com, Takwa menjelaskan, dirinya sebelumnya dari Balikpapan dengan tujuan ke Bima, sesampainya di Makassar kapal yang ditumpanginya itu transit di Soekarno-Hatta.

“Nanti katanya Senin 19 Juni 2017 baru berangkat kapalnya ke Bima. Ya mau tidak mau kami harus tidur di pelataran parkir pelabuhan,” kata Takwa.

Ironisnya, beberapa oknum pegawai Pelabuhan tepat pada bagian Pos penjagaan, setiap penumpang yang hendak berpergian oknum tersebut meminta pajak sebesar Rp5.000 rupiah.

Bukan hanya itu saja, fasilitas yang ada oleh pihak Pelindo sampai saat ini kurang memadai hingga mengakibatkan penumpang terlantar, seperti juga dirasakan salah seorang wanita bernama Sry asal Bima.

“Saya seperti gelandangan disini. Kami tidur beralaskan kertas dari semen yang dijual,” ujarnya.

Sry menambahkan, saat hujan turun ia bersama anaknya dan penumpang lain harus bergeser ditengah mobil yang parkir karena menurutnya tidak ada lagi jalan lain,

“Kasihan kita penumpang dibiarkan seperti ini, apalagi yang memiliki anak bayi, belum lagi kalau mau cari makan, mencuci dan lain – lain,” tambahnya.

Terpisah Humas Pelindo Cabang Makassar, Ana Mariana menjelaskan adanya penumpang kapal yang terlantar di luar dari tanggungjawab pihak Pelindo sendiri.

“Untuk pembayaran keluar masuk memang sudah ditetapkan sebelumnya, istilahnya kan dia transit, jadi menunggu sampai kapal tiba, untuk kebutuhannya kita hanya bisa sediakan tempat itu,” demikian Ana. (**)