Bupati RMS Bantu Warga di Luar Wilayah Kerjanya yang Menderita Sakit

15 Juni 2017 0:06
Bupati RMS Bantu Warga di Luar Wilayah Kerjanya yang Menderita Sakit.

SIDRAP, INIKATA.com – Bupati Sidrap yang juga Ketua NasDem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) kembali mengulurkan tangannya untuk membantu warga diluar wilayah kerjanya, tepatnya di Maroanging, Kecamatan Maiwa, Enrekang.

Ialah Andi Sahara (80), menderita sakit sesak pernapasan, dan maag atau gangguan lambung. Pada Rabu (14/6/2017) terbaring pasrah di rumah kayunya. Anaknya Andi Ani tak bisa berbuat banyak, Puskesmas di Enrekang terdekat tidak bisa memberikan bantuan karena sudah dini hari, kecuali sang ibu harus dibawah ke puskesmas tersebut, tapi lagi lagi angkutan atau kendaraan tak ada.

Lalu, sejurus kemudian, Andi Ani tiba tiba memberikan informasi tersebut kepada Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) melalui telepon selulernya mengenai kondisi sang ibu.

“Saya tidak tahu kepada siapa lagi saya harus mengadu. Makanya saya beranikan diri saja telepon Pak Bupati Sidrap, dan ternyata bantuan berupa oksigen dari Sidrap datang dalam sekejap,” ujarnya.

Spontan setelah menerima informasi tersebut, meski di luar wilayah kewenangan Pemkab Sidrap, namun karena faktor kemanusiaan, Bupati Sidrap dua periode ini kemudian menginstruksikan Direktur RS Arifin Nu’mang, dr Budi Santoso untuk segera memberikan pertolongan terhadap Andi Sahara.

“Saya dapat instruksi dari Pak Bupati untuk membawa tabung oksigen  ke Enrekang untuk membantu ibu yang sedang sesak napas,” ujar dr Budi yang membawa perlengkapan oksigen lengkap serta satu unit ambulans ke rumah Andi Sahara, yang dihubungi melalui ponselnya, Rabu (14/6/2017) sesaat lalu.

Informasi yang diperoleh dari keluarga Andi Sahara, setelah menerima oksigen, keadaan Sahara sudah membaik dari tengah malam hingga pagi jelang siang. Derita sesak napasnya pun berhenti dan bisa berkomunikasi lagi.

“Bantuan Pak bupati Sidrap luar biasa terima kasih kami sekeluarga sampaikan. Tapi sayang, walaupun kami sudah berusaha, tapi takdir tuhan menghendaki yang lain, orang tua kami meninggal tadi pagi sekira pukul 09.00 Wita,” ujar Ani.

RMS yang dimintai keterangannya enggan berkomentar jauh. “Soal kemanusiaan itu dimanapun kapan pun kita wajib membantu sepanjang memiliki kemampuan,” kuncinya. (**)