Polda Sulsel Kecolongan Soal Peredaran Upal

13 Juni 2017 19:06
Korban peredaran uang Palsu yang terjadi di Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa.(Foto: Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com– Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri aparat Kepolisian daerah (Polda) Sulsel mengaku telah melakukan langkah antisipasi atas peredaran uang Palsu (Upal).

“Untuk saat ini belum ada pelaku yang kita amankan, tapi kami akan tetap berusaha keras mengantisipasi beredarnya upal di Sulsel,” Kata Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, Selasa (13/6/2017).

Langkah antisipasi yang akan dilakukan Polda Sulsel itu seolah kecolongan saat Kasus peredaran Upal menimpa seorang warga perumahan Bumi Pallangga Mas 1, Farhan (21), kemarin, Senin (12/6/2017).

Farhan menjadi korban peredaran Upal saat seorang pria paruh baya mendekatinya saat berada di sebuah minimart di Jalan Poros Pallangga, Pria paruh baya itu lalu meminta uang pecahan Rp 50.000 dua lembar untuk ditukarkan dengan uang Rp 100.000 miliknya.

Belakangan, Farhan baru tersadar saat melihat kembali uang yang ditukarkan tersebut dirumahnya, warnanya memudar, serta perbedaan mencolok terletak di Rectoverso dan gambar yang nampak saat diterawang.(**)