Operasi Ramadniya 2017, Polda Sulsel Libatkan 11.383 Personil

12 Juni 2017 15:53
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol.Dicky Sondani,(IST)

MAKASSAR, INIKATA.com – Polda Sulsel beserta Polres dan Polsek yang didukung oleh TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas PU, Depag, Jasa Raharja dan Jasa Marga Menyelenggarakan Operasi Kepolisan Terpusat dengan sandi Operasi Ramadniya 2017.

Operasi Ramadniya tersebut akan digelar Selama 16 hari yang terhitung mulai pada tanggal 21 Juni – 6 Juli 2017 mendatang.

” Tujuan dari operasi ini guna terjaminnya rasa aman masyarakat dalam melakukan perayaan Idul Fitri 1438 H meliputi kegiatan ibadah, perjalanan menuju dan pulang kembali dari kampung halaman (mudik dan balik) serta kegiatan belanja, silaturahmi dan wisata,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Senin (12/6/2017).

Ia juga menambahkan, adapun Jumlah personil Polda dan Polres yang dilibatkan dalam Operasi Ramadniya 2017 sebanyak 8.865 Personil atau 2/3 kekuatan dan Jumlah instansi terkait yang dilibatan dalam pengamanan 2.518 personil,”Jadi total kesuluruhan personil pengamanan dalam Operasi Ramadniya 2017 Sebanyak 11.383 personil,” ujarnya.

Kata Dicky, Dalam operasi ini terdapat beberapa Pos yakni Pos pengamanan 84 titik, Pos pelayanan 37 titik dan Pos Terpadu 3 titik, Total keseluruhan pos 124 titik diseluruh Sulawesi Selatan.

” Sasaran Operasi tersebut yakni Tempat ibadah, Tempat hiburan/rekreasi, Terminal, pelabuhan dan bandara, Bank, mall atau pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, Lokasi rawan kebut-kebutan liar, Lokasi rawan street crime dan premanisme,” katanya.

Selanjutnya, perkiraan ancaman pada Hari Raya Idul Fitri seperti Teror Bom, Kemacetan arus lalulintas, Gepeng dan pengemis, Pencurian pada rumah kosong yang ditinggal untuk mudik, Pencurian ditempat rekreasi, Pencurian di pusat pertokoan, Bank dan ATM, Keracunan makanan, Anak hilang atau tenggelam di laut/sungai, Penipuan dan hipnotis, Kecelakaan lalulintas, Pesta miras dan narkoba, Perkelahian antar kampung.