Lelang Proyek Mako Brimob Tuai Protes dari CV Alena Jaya Konstruksi

11 Juni 2017 19:26
Sanggahan penetapan pemenang lelang yang dilayangkan CV Alena Jaya Konstruksi.

MAKASSAR, INIKATA.com – Lelang proyek rehabilitasi Mako Brimob Sulsel menuai protes. Lagi, protes dilayangkan oleh CV Alena Jaya Konstruksi.

Kuasa direksi CV Alena, Ibnu Zaaki menuturkan, pihaknya digugurkan lagi. Tendensi diduga menjadi penyebabnya.

“Ini digugurkan dengan sengaja, ada tendensi sepertinya,” kata Ibnu, Minggu (11/6/2017).

CV Alena digugurkan pada tahapan evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi. Kelompok kerja (pokja) Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa (BLPBJ) Setda Kota Makassar menggugurkan CV Alena karena tidak memenuhi persyaratan.

Alasannya, CV Alena tidak menghadiri undangan acara pembuktian kualifikasi sesuai waktu yang ditetapkan pokja. Di mana, CV Alena mendapat undangan pokja melalui Surat Undangan No 47/07/L3/Pokja-BLPBJ.MKS/VI/2017 pada Minggu (4/6/2017) dengan perihal undangan klarifikasi dokumen penawaran dan pembuktian dokumen kualifikasi dan pada Senin (5/6/2017).

CV Alena memenuhi undangan tersebut dan menandatangani daftar hadir peserta pada pukul 09.45 wita. Lalu, pokja mengundang kembali CV Alena pada pembuktian kualifikasi yang dijadwalkan pukul 09.00-10.00 wita, sehari setelahnya pada Selasa (6/6/2017).

Namun, lanjut Ibnu, pihaknya mengajukan penawaran kehadiran agar dimundurkan hinggal pukul 11.00 wita. Pokja pun menyetujui kesepakatan waktu tersebut. Dan sesuai undangan pembuktian berlangsung pukul 10.00-11.00 wita.

Ibnu melakukan konfirmasi kehadiran kepada pokja yang diatur dalam regulasi. Konfirmasi untuk mengantisipasi keterlambatannya. Namun, konfirmasinya tidak mendapat respon.

Alhasil, Ibnu tiba pada pukul 10.17 wita. Kehadiran Ibnu disaksikan beberapa pegawai di BLPBJ. Salah satunya, Kasubag Pengaduan BLPBJ Setda Kota Makassar Nasir.

Nasir juga mempersilahkan Ibnu menunggu di ruang pokja. Ibnu menunggu hingga pukul 11.00 wita. Sayangnya, pokja tidak kunjung tiba.

Ibnu berusaha mengontak pokja lagi. Lagi-lagi, upaya Ibnu tidak membuahkan hasil. Pokja tetap tidak meresponnya.

“Ini mempertontonkan, tindakan yang sewenang-wenang dan mengindikasikan bahwasanya niatan pengguguran CV Alena Jaya

Konstruksi merupakan sesuatu kesengajaan adalah benar adanya,” tukas Ibnu.

Ibnu juga mengajukan sanggahan. Sebab, tahapan lelangnya memasuki tahapan sanggahan. Ibnu pun menuntut pembatalkan penetapan pemenang, revisi hasil evaluasi penawaran dan kualifikasi serta pembuktian kualifikasi, penetapan CV Alena sebagai pemenang dan merekomendasi dan menuntut Walikota Makassar melalui Kepala BLPBJ Setda Kota Makassar untuk mencabut SK Pengangkatan dan memberhentikan Pokja VIII BLPBJ Setda Kota Makassar.

Sementara itu, pihak terkait, yakni Kepala BLPBJ Setda Makassar Danibal dan Kasubag Pengadaan BLPBJ Setda Kota Makassar Surahman belum berhasil dikonfirmasi sejauh ini. (**)