Jeneponto Disclaimer, ini Tanggapan Wabup Mulyadi

6 Juni 2017 21:19
Wabup Jeneponto Mulyadi Mustamu

JENEPONTO, INIKATA.com – Tahun 2017 ini, Kabupaten Jeneponto mengalami disclaimer lagi setelah sempat keluar dari disclaimer tahun 2016 dengan mendapatkan predikat wajar dengan pengecualian (WDP) dari BPK.

Menanggapi komentar Bupati Iksan Iskandar yang menyebut namanya sebagai yang ikut bertanggung jawab sebagai ketua tim tindaklanjut, Wabup Mulyadi Mustamu mengatakan, itu terkait masalah manajemen keuangan pemerintah daerah tahun 2016.

“Saya selaku ketua tim tindaklanjut sudah menyampaikan ke pusat bersama pemerintah Kabupaten. Masuk opini BPK tahun kemarin. Tapi, yang jelasnya yang lebih tahu itu Inspektorat,” ujar Mulyadi.

Disinggung terkait kinerja tim tindaklanjut yang kerja maksimal, Mulyadi menepis tudingan tersebut dengan mengatakan, Saya tiap minggu memanggil yang punya tunggakan, tapi yang melaksanakan itu dibagian hukum. jadi kami mengundang bersama inspektorat,” ungkap Mulyadi Mustamu, di Mapolres Jeneponto saat menghadiri acara buka puasa bersama, selasa (6/6/2017).

Memurutnya, cuma yang ditagih tidak ada niat baik untuk membayar itu. Katanya, salah satu poin di disclaimer itu, tapi kita sudah kerja.

“Beliau punya hak untuk cerita saya. Wajar saja karena sudah mendaftar sebagai calon bupati, tidak ada yang bisa pungkiri kalu kita terlalu banyak di lapangan. Biar tidak pilkada itu pimpinan itu harus banyak dibawah, kita kan terpilih dari rakyat, salahlah kita kalau tidak kembali ke rakyat, kita harus kembali ke rakyat dong,” kata Mulyadi Mustamu.(**)