Petugas Temukan Tisu Magic saat Razia di Penginapan Sejahtera Gowa

6 Juni 2017 1:00
Tisu magic ditemukan saat petugas melakukan razia di Gowa.

GOWA, INIKATA.com – Razia yang digelar petugas Polres Gowa di Penginapan Sejahtera, Jalan Poros Gowa-Makassar berhasil menjaring tiga pasangan bukan suami istri. Selain pasangan dalam razia tersebut, petugas juga menemukan tisu magic dalam keadaan sudah terpakai.

Petugas yang berjumlah 35 orang tersebut begitu saja memasuki penginapan itu, terlebih dahulu para petugas meminta izin ke pengelola tempat untuk mempertanyakan berapa kamar yang disewa oleh orang-orang.

“Kamar ada tiga terisi pak, dua kamar di lantai satu dan satu kamar di lantai tiga,” jawab pengelola penginapan itu kepada petugas, Senin (5/6/2017) malam.

P_20170605_232632

Di lantai dasar tempat itu terisi dua kamar. Satu per satu kamar diketuk dan digedor oleh petugas, meminta untuk membukannya. “Bisa buka pintu kamarnya, kami dari petugas lagi menggelar razia,” kata salah satu petugas berseragam Sabhara.

Saat pintu kamar itu terbuka, identitas mereka diperiksa oleh polisi dibawa Pimpinan Kasat Sabhara Polres Gowa, AKP Alhapsi, ternyata kedua orang itu bukanlah pasangan suami istri bahkan identitasnya pun merupakan seorang mahasiswa Perguruan Tinggi di Makassar.

Bukan hanya mereka, kamar di lokasi juga digeledah mulai ke dalam toilet, bahkan dibawa tempat tidur pun tak luput dari pemeriksaan petugas. Petugas pun merasa kaget saat melihat sebuah tisu magic dalam toilet sudah sobek.

“Itu bukan punya saya pak, karena itu sudah ada memang,” dalih laki-laki bercelana pendek berkulit sawo matang tersebut. Akhirnya pasangan itu digelandang polisi ke Polres Gowa guna proses lebih lanjut.

Sementara menurut Kasat Sabhara Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Alhapsi, menjelaskan razia itu gencar dilakukan sejak awal bulan suci Ramadhan, namun razia kali ini pihaknya menemukan tiga pasang bukan suami istri saja.

Bahkan menurut dia, rata-rata setiap pasangan bukan suami istri itu terjaring kebanyak berdali hanya numpang beristrahat saja, akan tetapi pihaknya tidak menyakini itu ketika identitas tak dapat dibuktikan. (**)