Kasihan!! Bujang Sekolah di Gowa Mengaku Kena Tipu

4 Juni 2017 22:49
Adri, keluarga korban saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak.media di Makassar.

MAKASSAR, INIKATA.com – Mustafa (67), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernasib apes. Selama belasan tertipu dan tidak menerima gaji pensiun sepeser pun.

Laki-laki paruh baya ini terangkat PNS pada 1986. Dia sebagai penjaga sekolah (bujang sekolah) di SD Inpres Lembang, Kecamatan Tinggi Moncong, Gowa.

Nasib apesnya bermula sejak 2001. Mustafa menderita sakit parah. Dia pun mengajukan pensiun dini. Karena itu, dia meminta pertolongan Harun Dg Liwang.

Harun merupakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, ketika itu.

“Karena mau pensiun dini, jadi minta tolong sama pak Harun,” kata Adri (30), keluarga korban, Minggu (4/6/2017).

Lalu, Mustafa memberikan beberapa surat asli untuk pengurusan pensiun dininya. Pemberian surat-surat tersebut atas permintaan Harun. SK PNS aslinya pun diberikan.

Sialnya, bukan gaji pensiun yang diterimanya. Malah, dia dinyatakan meninggal dunia. Surat kematiannya diterbitkan pada 2003.

“Padahal, Mustafa dan istrinya, Rahmawati, masih hidup sampai sekarang. Bahkan, dia pindah kontrakan,” kata Adri.

Gaji pensiun yang ditunggunya juga tidak kunjung tiba. Karena itu, Mustafa mengecek ke mana gaji pensiunnya. Alhasil, dia mengetahui gajinya diterima Nanang Dg Kanang.

Nanang menerima gaji pensiun karena dianggap sebagai istri sah Mustafa. Padahal, Mustafa hanya memiliki seorang istri saja.

“Jadi, Harun ini banyak memalsukan surat-surat Mustafa,” kata Adri.

Kasus ini pun sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada 2014. PN Makassar memenangkan Mustafa. Sayangnya, Mustafa belum juga menerima apa yang menjadi haknya sampai saat ini. (**)