Kisah Residivis Pecah Kaca Dihadiahi Timah Panas Timsus Polda Sulsel

2 Juni 2017 13:03
Dua orang tersangka residivis pecah kaca akhirnya tertangkap. Selain tertangkap, kisahnya pun berkahir "Khidmat" dengan dihadiai timah panas oleh Tim Khusus (Timsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.( afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Dua orang tersangka residivis pecah kaca akhirnya tertangkap. Selain tertangkap, kisahnya pun berkahir “Khidmat” dengan dihadiai timah panas oleh Tim Khusus (Timsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan secara terpisah. Berawal petugas meringkus satu orang tersangka di Jalan Yusuf Bauty Perumahan Citra Garden, Kabupaten Gowa bernama Sirajuddin alias Sila (44).

Di hadapan petugas, Sirajuddin mengaku jika aksi itu dilakukan tidak sendirian melainkan dibantu oleh rekannya bernama Ramli Dg Situju (34), alamat Kompleks Hartaco, Jalan Daeng Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Berbekal hasil introgasi, Tim Khusus Polda Sulsel bergegas kerumah dimaksud, dimana petugas menemukan tersangka Ramli Dg Situ didalam kediamannya. Keduanya pun mengaku jika aksi dengan modus pecah kaca dilakukan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Menurut Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadman, mengatakan aksi yang perna dilakukan kedua orang itu pada tanggal 30 Mei 2017 lalu sekitar pukul 16.00 wita di Kab. Maros.

“Sebelum penangkapan terlebih dahulu kami lakukan penyelidikan yang dimana kasus pecah kaca mengarah kepada kedua tersangka tersebut. Ini berdasar dari Laporan Polisi LP /175/V/2017/SPKT/Res Maros. Mereka residivis nasabah bank,” ujar Kombes Pol Erwin Zadma, Jumat (2/6/2017).

Tak hanya kepada kedua tersangka, kata Erwin Zadma, pihak juga sedang mengejar satu kawanan pecah kaca yakni warga Jalan Karuwisi Makassar berinisial KH. Saat menjalankan aksinya tersebut mereka berjumlah tiga orang.

Maka dari itu, lanjut Erwin, pihak telah menetapkan KH selaku Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sulsel. Namun, pada saat dilakukan pengembangan terhadap KH, Ramli Dg Situju maupun Sirajuddin berusaha melarikan diri dari sergapan petugas.

Sehingga pihak Tim Khusus Polda Sulsel terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, sayangnya kedua orang tersangka itu tak menghiraukannya, dengan terpaksa keduanya harus dilumpuhkan timah panas.

“Usai dilumpuhkan keduanya langsung di larikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” tutup perwira tiga bunga melati ini.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handpone Samsung lipat warna hitam, satu unit Samsung note 2. Kini kedua tersangka akan diserahkan ke Polres Maros.(**)