Salah Tangkap, Suami Wanita Diduga PSK Mengamuk di Kantor Satpol PP

2 Juni 2017 3:17
Jumriani, salah seorang yang diamankan Satpol PP dalam Operasi Justisi lantaran diduga sebagai PSK.(Foto:Prayudha/Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com– Usai di gelandangan ke Markas Satuan Polisi Pangomoraja (Satpol PP) Makassar. Jumriani salah seorang yang sempat di amankan lantaran di duga sebagai pekerja seks komersial (PSK) Menelfon suaminya agar segera datang ke kantor Satpol PP, Jumat dini hari (2/6/2017)

Hafid suami Jumriati yang datang sempat berang dengan ulah Satpol PP yang mengamankan Istrinya, bahkan sempat terlibat debat dengan nada keras, Hafid mengaku saat itu dirinya sedang sibuk mengurusi anak yang sedang sakit di rumahnya.

“Saat itu lansung saja istri saya menelpon untuk dibawakan surat nikah, sontak saja saya kaget di tambah lagi harus mengurus anak yang sedang terbaring sakit,” Kata Hafid.

Tak lama Isyrinya menelfon dirinya, dan menyuruhnya untuk ke Kantor Satpol PP yang terletak di Jalan Balaikota, bahkan Hafid sempat berniat melaporkan kejadian itu di aparat Kepolisian.”Kurang ajar, saya Bulan ramadan hampir saja saya melapor ke SPKT Polrestabes. Akan tetapi yah sudahlah kita selesaikan dengan kepala dingin saja,”tambahnya.

Sementara, Jumriati, istri Hafid sangat menyayangkan sikap Satpol PP yang mengangkut naik ke mobil Operasional Satpol PP, padahal dia telah menyakinkan Satpol PP dilokasi bahwa dirinya bukanlah perempuan malam atau PSK.

“Saya sudah bilang dari awal, saya bukan perempuan malam. Untung saja suami saya datang lansung membawa surat nikah. Dan sangatlah tidak patut di tiru hal tersebut, penegak perda lansung saja main angkut,”kata Jumriani.(**)