Tangkap Ikan Dengan Bahan Peledak, Warga Kecamatan Ujung Tanah Ini Terancam Lima Tahun Penjara

1 Juni 2017 17:28
Salah seorang warga Kepulauan Barang Lompo, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar akan terancam hukuman penjara selama lima tahun, karena kedapatan menangkap ikan sambil menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi.

MAKASSAR, INIKATA.com – Salah seorang warga Kepulauan Barang Lompo, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar akan terancam hukuman penjara selama lima tahun,  karena kedapatan menangkap ikan sambil menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi.

Kasubdit Gakkum Polair Polda Sulsel, AKBP Aidin Makodomo, mengatakan tersangka H. Haris melanggar pasal 85 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kapal yang digunakan H. Haris yakni KMN Berkat Resky, selain H. Haris sebagai tersangka, kata AKBP Aidin, 15 orang lainnya juga turut diamankan. Mereka masih berstatus sebagi saksi saja.

“15 orang tersebut merupakan ABK Kapal, kita masih minta keterengan mereka dan masih sebagai saksi,” ujar AKBP Aidin Makodomo, Kamis (1/6/2017).

Penangkapan terhadap kapal KMN Berkat Resky setelah pihak Kepolisian Perairan (Ditrektorat Polair) Polda Sulsel melakukan patroli di perairan Pulau Barang Lompo, Kecamatan Ujung Tanah, kota Makassar sekiranya kurang lebih satu mil dari pulau itu.

AKBP Aidin, menambahkan meski mengamankan 15 orang ABK, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap mereka. Aidin juga menerangkan tidak menutup kemungkinan ke 15 ABK itu akan naik status sebagai tersangka.

“Tapi kita selidiki keterlibatannya kalau terbukti kita bisa seret juga sebagai tersangka baru,” jelasnya.(**)