Beli Ratusan Butir Tramadol, Enam Pemuda Jeneponto Terancam Denda Rp 1,5 M

31 Mei 2017 2:09
Enam pemuda yang turut diamankan terkait dugaan pengedar obat jenis G di Mapolres Jeneponto.(Foto: Humas Jeneponto)

JENEPONTO, INIKATA.com– 6 (Enam) Pemuda yang kedapatan mengedarkan Tramadol di Jeneponto akhirnya dibekuk oleh Tim Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Jeneponto dan terancam denda Rp 1,5 Miliar, sesuai pasal yang menjeratnya.

Ke enam Pemuda tersebut di bekuk di Kampung Jatia, Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Selasa (30/5/ 2017) malam tadi, kini ke enam pemuda itu terancam 15 tahun penjara.

Barang Bukti Tramadol.(Foto: Humas Polres Jeneponto)

Barang Bukti Tramadol.(Foto: Humas Polres Jeneponto)

Hal itu berdasar UU kesehatan no 36 tahun 2009 Pasal 196 dan Pasal 197 yang menjeratnya, selain ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun, juga dalam pasal tersebut bakal dikenakan denda paling banyak 1,5 M.

Hal itu dikatakan, Humas Polres Jeneponto, AKP Moh Wahyu Regama, selai itu, Regama Juga membeberkan asal muasal barang terlarang yang diduga diedarkan enam pemuda yang masing masing berinisial BS (47), AR (23), IL (17), IP (22), AM (18) dan SY (20).

“Dari hasil pemeriksaan ke Enam pemuda tersebut telah mengaku obat daftar G ini didapatkan di Makassar, untuk itu, tim satnarkoba berupaya melakukan penyelidikan lebih dalam,”Kata Wahyu.

Untuk itu pihaknya akan medalami jejaring dari ke enam pelaku, saat ini pelaku dan barang bukti sementara diamankan di Mapolres Jeneponto.