Polres Sidrap Periksa Lima Saksi Penemuan Mayat di Irigasi

30 Mei 2017 14:06
Kasus penemuan mayat satu keluarga pasangan suami isteri (Pasutri) yakni, Tillang dan Ida serta salah seorang anaknya, Akbar, kini masih menjadi misteri, sehingga tidak sedikit masyarakat berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas. (IST)

SIDRAP, INIKATA.com – Kasus penemuan mayat satu keluarga pasangan suami isteri (Pasutri) yakni, Tillang dan Ida serta salah seorang anaknya, Akbar, kini masih menjadi misteri, sehingga tidak sedikit masyarakat berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas.

Pasalnya, dari penemuan ketiga mayat di atas saluran irigasi yang lokasinya pun berbeda itu, memunculkan tanda tanya besar bagi sejumlah pihak, termasuk keluarga korban, sehingga kuat dugaan ketiga korban meninggal karena dianiaya.

Untuk itu, keluarga dan masyarakat korban berharap agar pihak penyidik Polres Sidrap melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap misteri kematian Pasutri bersama seorang putranya bernama Akbar (3) yang mayatnya ditemukan pada tiga lokasi berbeda di atas saluran irigasi.

Sejumlah warga yang mengetahui aliran irigasi di daerah ini yang dimintai keterangannya, Selasa (30/5/2017) menjelaskan, ditemukannya tiga mayat itu, dinilai sangat ganjal, karena aliran irigasi itu tidak satu jalur, sehingga pernyataan petugas kalau kasus ini tidak ditemukan unsur kekerasan.

Kapolres Sidrap, AKBP Witarsa Aji, melalui Kaurbin Ops, Satreskrim Polres Sidrap, IPTU Abd Samad yang dikonfirmasi terkait masalah ini, sesaat lalu mengatakan, pihaknya sudah memanggil 5 orang guna dimintai keterangannya, termasuk adik korban sendiri.

Menurutnya, kelima orang yang telah dimintai keterangannya itu, akan menjadi dasar pengusutan kasus guna mengungkap kematian satu keluarga yang telah ditemukan mayatnya dalam keadaan mulai membusuk.

“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lengkap, karena pihaknya masih meminta keterangan dari orang dekat dan keluarga korban,”kata IPTU Samad. (**)