Pemohon Kecewa, Kapolres Tana Toraja Tak Hadiri Sidang Praperadilan

29 Mei 2017 17:20
Pemohon Kecewa, Kapolres Tana Toraja Tak Hadiri Sidang Praperadilan

MAKASSAR, INIKATA.com – Kuasa Hukum (KH) Sartika Aman, Frans Lading. SH, MH dan rekanan Ahmad R Hamzah, SH yang menjadi pemohon Praperadilan atas Penetapan Tersangka terhadap kliennya sebagaimana pasal sangkaannya diatur dalam pasal 55 Jo 363 ayat 1 Ke 5 Sub pasal 362 KUHPidana merasa kecewa.

Pasalnya sidang perdana yang digelar Senin (29/05/2017) di Pengadilan Negeri (PN) Tana Toraja pihak termohon yakni Polres Tana Toraja tak hadir, sehingga sidang ditunda 1 Pekan pada tanggal 5 Juni 2017 mendatang.

“Harusnya pihak termohon kooperatif dalam menghadiri sidang, jangan hanya kepada saksi atau tersangka yang diminta koperatif. Tetapi sebagai penegak hukum harus memberikan contoh pada masyarakat,” kata Frans Lading. SH, MH kepada IniKata.com, Senin (29/5/2017).

Menurut Frans Lading, menempatkan tersangka bukan sebagai objek diperiksa, penerapan asas aqusatoir dalam hukum acara pidana, menjamin perlindungan hukum dan kepentingan asasi. Hukum memberi sarana dan ruang untuk menuntut hak-hak yang dikebiri melalui praperadilan.

Diketahui, lembaga peradilan sebagai pengawasan horizontal atas tindakan upaya paksa yang dikenakan terhadap tersangka selama berada dalam pemeriksaan penyidikan atas penuntutan. Agar benar tindakan itu tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan Undang Undang.

“Kita sangat kecewa. Pihak termohon tak hadir di sidang perdana ini,” tutup Frans Lading. (**)