Ternyata..Dua Korban Terapung di Irigasi Adalah Pasutri

28 Mei 2017 17:25
Penemuan dua mayat di lokasi berbeda, yakni, perempuan Ida, yang ditemukan terapung di Irigasi Desa Tanete Allakuang, dan lelaki Tillang (28) yang ditemukan terapung diirigasi Sereang, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, diduga kuat adalah pasangan suami isteri (Pasutri).(hasman/inikata)

SIDRAP, INIKATA.com – Penemuan dua mayat di lokasi berbeda, yakni, perempuan Ida, yang ditemukan terapung di Irigasi Desa Tanete Allakuang, dan lelaki Tillang (28) yang ditemukan terapung diirigasi Sereang, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, diduga kuat adalah pasangan suami isteri (Pasutri).

Ditemukannya mayat lelaki Tillang di Irigasi Sereang, hampir bersamaan penemuan istrinya itu yang hanya berselang beberapa jam saja, Ahad (28/5/2017), sehingga asumsi sementara warga menduga kuat kalau keduanya dibunuh dengan cara dianiaya dan mayatnya dibuang terpisah.

Berdasarkan penuturan salah seorang keluarga korban, Mandar, yang ditemui di lokasi kejadian di Sereang, sesaat lalu, menceritakan, kalau pasutri itu, pada hari Jumat malam (26/5/2017) lalu, bermaksud mendatangi rumah bosnya di Manisa, Kecamatan Baranti dengan mengendarai sepeda motor yang mengikutsertakan salah seorang anaknya yang berusia tiga tahun.

Sejak kepergiannya pada malam itu, mereka belum pernah pulang ke rumahnya hingga kedua mayat pasutri itu ditemukan terapung diatas kedua lokasi Irigasi berbeda itu.

Namun yang jadi pertanyaan, anaknya yang ikut bersama kedua orang tuanya itu, hingga kini belum jelas keberadaannya.

Sekedar diketahui, korban lelaki Tillang merupakan salah seorang buruh bangunan /tukang batu yang beralamat di Cenrana, Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap. Kedua mayat tersebut saat ini sudah berada di rumah Duka. (**)