Pedagang Protes Pembuatan Tempat Jualan di Luar Area Pasar Pangkajene

21 Mei 2017 12:29
Kepala Pasar Sentral Pangkajene, Andi Hasanuddin. (Hasman/inikata)

SIDRAP, INIKATA.com – Sejumlah penjual pakaian jadi yang beraktivitas setiap hari di pasar sentral Pangkajene, melayangkan protes ke pengelola pasar adanya pembuatan tempat jualan di sekitar di luar area pasar.

Pembuatan tempat jualan itu, dikelolah oleh pemilik rumah atau ruko yang ada di sebelah Utara Pasar dan dipersewakan kepada para penjual pakaian dengan sistem pengenaan pajak atau sewa perpasar.

Dengan adanya penjual di luar area pasar itu, sejumlah pedagang pakaian jadi yang ada di dalam pasar, merasa keberatan dengan keberadaan kios liar itu, sehingga melayangkan protes kepada pengelola pasar agar lokasi yang terkesan liar itu dapat segera ditutup dan diarahkan masuk area pasar, karena masih banyak lods atau kios yang kosong.

“Kami sudah melaporkan masalah ini ke pengelola pasar agar masalah ini secepatnya dapat ditindak lanjuti, karena hal itu merugikan sejumlah penjual pakaian jadi lainnya yang membayar pajak tahunan untuk daerah, sedangkan penjual diluar, kami yakin hanya dikantongi pemilik rumah sewa itu,” ujar sejumlah pedagang yang ditemui di Pangkajene, Sidrap, Minggu (21/5/2017).

Sementara itu, Kepala Pasar Sentral Pangkajene, Andi Hasanuddin yang ditemui sesat lalu, mengatakan, keberatan yang disampaikan sejumlah pedagang pasar itu, sudah ditinggalkan dan lanjuti dalam bentuk teguran lisan, namun jika hal itu tidak ditindak lanjuti, pihaknya kembali akan memberikan teguran secara tertulis dengan batas yang ditentukan.

“Kami akan berusaha melakukan upaya pendekatan secara kekeluargaan kepada sejumlah pemilik rumah yang mempersewakan area rumahnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Insya Allah, pasti ada solosinya,”ujar Andi Kantong, sapaan akrab Andi Hasanuddin. (**)