Begini Kronologi Penangkapan Mahasiswa Jaringan Ganja di Makassar

29 April 2017 7:56
Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Makassar diketahui membawa ganja seberat 2 Kg. (Afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Terkait ganja di Makassar yang dilakukan oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Makassar diketahui ganja seberat 2 Kilogram tersebut berasal dari Medan.

Saat pihak BNNP Sulsel menggagalkannya beredarnya di kota Makassar berawal dari informasi dari Medan, Sumatra Utara (Sumut).

Saat itu juga, pihak BNNP Sulsel langsung melakukan proses lidik. Kurang lebih tiga hari lamanya personel BNNP melakukan pengintaian maupun penyamaran sebagai preman.

Dari semua jasa pengiriman di kota Makassar, BNNP Sulsel hanya menemukan satu lokasi sebagai pintu masuknya ganja seberat 2 kilogram tepatnya Jalan Antang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Hingga barang haram itu tiba dengan bentuk kemasan kardus, sang penerima paket ganja berinisial MZ (23) warga Jalan Manggala Perumnas Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala tak kunjung mengambilnya.

MZ, selaku mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Makassar kemungkinan bermaksud untuk mengelabui petugas tanpa menengok maupun mempertanyakan barang kiriman asal Medan ke perusahaan jasa pengiriman yang sebenarnya barang itu ditujukan kepadanya.

Tak kunjung diambil oleh MZ, akhirnya pihak pegawai jasa pengiriman mengantarkan ganja 2 kilogram itu ke kediaman pelaku pada Jumat (28/4/2017) sekira pukul 16.30 wita.

Tidak mau kehilangan jejak, sebanyak tujuh orang personel BNNP Sulsel melengkapi dirinya senjata membuntuti pegawai itu hingga ke rumah MZ.

Usai menerima paket kiriman berbentuk kardus yang dimana isinya adalah ganja, MZ langsung diringkus oleh personel BNNP Sulsel di kediamannya tanpa perlawanan.

Pengakuan MZ di hadapan personel BNN, dirinya sudah dua kali menerima kiriman serupa dari Medan, bahkan MZ juga mengaku ganja itu milik salah satu rekannya yang saat ini masih dalam proses pengejaran.

Sementara Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustin Pangarian mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku, MZ (23). Ganja itu juga kemungkinan besar akan diedarkan di kota Makassar.

“Semuanya kita masih lakukan penyelidikan dan pengembangan. Pelaku juga sudah kita lakukan pemeriksaan urine, hasilnya dia (MZ) positif pengguna,” ucap AKBP Ustin, Sabtu (29/4/2017).(**)