Pertahankan Asrama, Dua Mahasiswa Asal Sulsel di Bogor Bakal Dioperasi, Ini Sebabnya!

29 April 2017 7:40
Ilustrasi penggusuran asrama Mahasiswa Sulsel di Bogor. (Jpnn)

MAKASSAR, INIKATA.com – Gendang telinga dua Mahasiswa asal Sulawesi Selatan (Sulsel), RFY dan MTF pecah setelah terkena semprotan air dari mobil water canyon pasca mempertahankan asrama latimojong dari eksekusi yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Kota Bogor.

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia (IKAMI) Sulsel Cabang Bogor, Rezky Rasyak mengatakan, hal itu diketahui siang tadi, saat dokter RS setempat melakukan rontgen pada kedua mahasiswa tersebut.

“Nah ini kak, baru ada korban yang habis rontgen ternyata rusak gendang telinganya dua orang,” kara Rezky kepada Inikata.com, Sabtu (29/4/2017).

Rezky pun mengaku sangat kecewa terhadap tindakan aparat negara yang terkait dalam penggusuran itu karena telah bertindak brutal dan melukai delapan mahasiswa lainnya.

“Saya tidak terima adik kelas saya dibeginikan, pengadilan negeri, kepolisian dan yayasan harus bertanggung jawab,” tegas Rezky.

Sebelumnya, kejadian itu terjadi di Jalan Semeru, Kota Bogor, saat pihak PN Bogor yang dikawal Aparat Kepolisian dan Pamong Praja melakukan eksekusi lahan yang sudah ditempati Mahasiswa asal Sulsel sejak tahun 1958.

Mahasiswa asal Sulsel diserang membabi buta menggunakan Water Canyon dan pentungan yang dibawa aparat Kepolisian hingga mengakibatkan 8 orang Mahasiswa mengalami luka luka dan harus mendapat perawatan medis.(**)