Kasus Pungli, ACC Menduga Ada Permainan Oknum BPN Gowa

27 April 2017 19:06
Ilusrasi pungli

MAKASSAR, INIKATA.com – Kasus Dugaan Pungli Oknum BPN Gowa yang di tejaring tangkap tangan alias OTT oleh tim saber pungli polda sulsel februari lalu hingga kini tenggelam dan tidak ada kejelasan, bahkan oknum BPN Gowa yang terjaring tersebut hingga saat ini belum ditahanhal ini disambut kritikan lembaga Anti Korupsi Sulsel, Anti Corruption Committe (ACC-Sulawesi), Kamis (27/4/2017).

Melalui Kepala Badan Pekerjanya Abd Muthalib mengaku telah melayangkan surat tepat dihari ini, guna mempertanyakan kejelasan penanganan kasus tersebut oleh penyidik polda.

Menurutnya kasus tangkap tangan atas sejumlah pungutan dalam pengurusan tanah oleh oknum BPN Gowa, masih membekas diingatan masyarakat, dimana Kepala Sub Seksi Pendaftaran Tanah di jerat OTT tim saber pungli ORI dan Polda setelah ditunjuk oleh kurir pembawa uang.

Dalam kaus ini, Thalib juga mengkritiki tidak ditahannya tersangka tangkap tangan, padahal dalam kasus tangkap tangan tidak ada alasan lagi untuk dilakukan upaya penahanan.

“Oknum BPN sekarang ini malah adem ayem, kita tidak ingin kasus yang seharusnya sudah masuk tahap penuntutan justru tdk jelas rimbanya. Apalagi dengan lambannya penanganan kasus ini seolah membuktikan ada kekuatan besar di BPN yg tdk bisa disentuh hukum, bahkan dikabarkan tersangka malah tidak ditahan,” katanya.

Olehnya ungkap Thalib pihaknya akan terus mengawal kasis ini dan akan terus meminta penjelasan pihak terkait khususnya polda yg menangani kasus ini. apalagi kasus ini muncul dari laporan masyakat maka kita tidak ingin masyakat kehilangan kepercayaan kpd penegak hkm sehingga semangat utk melapor kss pungli dan korupsi menjdi hilang. Sekali lg tim saber pungli hrs menjelaskan sdh sejauhmana progress kss ini.

Sementara dikonfirmasi, Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombespol Yudhiawan Wibisiono menapik perihal pernyataan bahwa tidak ada progress dari kasus OTT ini.

“Jalan kok, masih dalam tahap penyidikan dan minggu depan akan ada tersangka tambahan,” tukasnya

Menurutnya dalam kasus ini tidak mungkin dibuat mandek apalagi sudah masuk tahap penyidikan, hanya saja ia tidak membantah perihal tidak adanya penahanan terhadap tersangka

“Kalau sudah ada rencana p21 baru kita tahan kalau buru-buru ditahan, nanti jaksa akan p19 dan ini bisa berulang kali nanti dan bisa saja keluar, beda dengan KPK begitu OTT langsung ditahan dan pasti langsung P21,” kilahnya

Namun meski begitu, kali ini pihaknya pasti akan melakukan pemgembangan bahkan iya mengaku, pekan depan pihaknya sudah menyiapkan dan mengantongi nama tersangka baru, bahkan nama tersebut merupakan atasan tersangka Kepala Sub Seksi Pendaftaran Tanah.

“Kami pekan depan akan ada tersangka tambahan, atasan tersangka,” singkatnya saat ditanyai via Whatsapp

Meski telah meyebut demikian, namun saat di konfirmasi lebih lanjut perihal identitas sang atasan, pihaknya enggan membeberkan.

“Jangan dululah pokoknya atasan, nanti kalau kami anggap sudah memungkinkan, pasti kami ekspose,”

Diketahui dalam kasus OTT ini berdasarkan laporan warga dimana dari pemgakuannya pihak BPN meminta sejumlah uang untuk penerbitan sertifikat, namun saat kurir hendak mengantarkan ke tersangka FS, tim OTT mengamankan sang kurir dan kemudian meringkus FS. (**)