Lutim Jagokan Desa Lampenai di Lomba Desa Provinsi

26 April 2017 9:21
Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachry Syam menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Desa tingkat Provinsi Sulawesi selatan yang mengunjungi Desa Lampenai, Kecamatan Wotu pada Selasa, 25 April 2017.(kahar/inikata)

LUTIM, INIKATA.com – Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachry Syam menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Desa tingkat Provinsi Sulawesi selatan yang mengunjungi Desa Lampenai, Kecamatan Wotu pada Selasa, 25 April 2017.

Kedatangan rombongan tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulsel, Mustari Soba itu disambut dengan cukup meriah oleh warga desa yang telah berkumpul sejak pagi di halaman kantor desa Lampenai.

Irwan menuturkan bahwa pemerintah kabupaten luwu timur punya komitmen yang besar untuk memajukan desa-desa yang ada diwilayahnya dengan program “one zona, one community” yang dimilikinya.

“Luwu Timur punya program untuk menjadikan satu desa ditiap kecamatan sebagai pilot project untuk menjadi desa percontohan dalam memaksimalkan potensi yang mereka miliki, atau kami sebut one zona one community,” ungkap Irwan.

Ia menjelaskan bahwa program “one zona, one communitty” adalah upaya pemerintah daerah kabupaten luwu timur untuk membangun desa dengan mendorong masyarakat untuk dapat menghasilkan produk unggulan di desa mereka.

“Dengan demikian desa akan menjadi lebih mandiri dan tentu saja mereka akan dapat membangun desa tanpa tergantung lagi dari APBN (dana desa) dan APBD,” terang Irwan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Mustari Soba menjelaskan, bahwa lomba desa bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai sejauhmana perkembangan pembangunan suatu desa atas usaha bersama pemerintah desa dan masyarakatnya dalam membangun dan mewujudkan kemandirian desa yang bertumpu pada potensi yang dimiliki desa, dan untuk mengukur efektifitas penggunaan dana APBN dalam pembangunan desa.

“lomba desa adalah salah satu upaya untuk mendorong pembangunan di desa,” katanya.

Mustari juga mungungkapkan jika Desa lampenai adalah desa pertama yang ia datangi pada penilaian kali ini.

“mudah-mudahan Desa ini juga menjadi urutan pertama skor penilaiannya” ujarnya di hadapan warga dan perangkat desa serta sejumlah pejabat daerah yang hadir.

Ia juga mengapresiasi kinerja kepala desa lampenai, M. Zaenal Bachri yang baru setahun menjabat namun sudah bisa membawa desa Lampenai mewakili kabupaten Luwu timur pada Lomba Desa tingkat provinsi tersebut.

“desa kami ini adalah desa tertua tapi juga tertinggal. Itulah yang memotifasi kami bersama warga untuk membagun desa ini,”ungkap Kepala Desa Lampenai, M. Zaenal Bachri menimpali.

Desa lampenai adalah salah satu desa tertua di Kabupaten Luwu Timur yang keberadaannya disebut dalam lontara kuno. Desa lampenai dipilih untuk mewakili Kabupaten Luwu Timur pada ajang ini karena dinilai memenuhi semua kriteria yang ditetapkan.

Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam bersama Sekretaris daerah Luwu Timur, Bahri Suli dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Muh. Halsen juga terus mendampingi tim penilai saat berkeliling meninjau sejumlah lokasi dan fasilitas desa. (***)