Massa Pendukung Dua Paslon Bentrok di Galesong Utara

15 Februari 2017 22:50
Konvoi massa di Kabupaten Takalar.

TAKALAR, INIKATA.com – Usai pencoblosan dalam pesta Demokrasi satu kali lima tahun di Kabupaten Takalar berujung bentrok antara kedua pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Burhanuddin Baharuddin-H. M Natsir Ibrahim (Bur – Nojeng) dengan Paslon nomor urut 2, Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re (SK-HD), Rabu (15/2/2017).

Pecahnya bentrok dipicu saat massa pendukung Paslon SK-HD melakukan konvoi di area basis Paslon Bur-Nojeng. Tiba tiba saja ada pelempara batu. Kejadian itu terjadi di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Aksi bentrok itu tak terbilang lama, hanya saja pelemparan batu sempat terjadi di lokasi. Beruntung pihak Kepolisian Brimobda Polda Sulsel serta satu mobil Baracuda Polda Sulsel cepat kelokasi kejadian.

Kapolsek Galesong Utara, Komisaris Polisi Endang Pabutungan mengaku kecolongan akibat adanya bentrok kedua kubu paslon Bupati dan Wakil Bupati Takalar pada Pilkada 2017.

Menurutnya, saat terjadi aksi saling lempar batu, beberapa aparat kepolisian sibuk mengamankan kotak suara hasil pencoblosan siang tadi.

“Setelah mendapat info itu, kami langsung ke TKP dan mengamankan satu unit motor,” katanya.

Belum diketahui, kata Endang, motor yang berhasil diamankan oleh pihaknya dari kubu mana. “Kami tidak tahu siapa yang punya dan motor pendukung dari mana,” pungkasnya.

Pantauan IniKata.com di lokasi, puluhan Anggota Brimobda Polda Sulsel beserta personil Polres Takalar masih melakukan penjagaan di Kecamatan Galesong Utara (Galut).  (**)