USAID Evaluasi Program Emas Bulukumba

14 Februari 2017 21:43
USAID melaksanakan program yang bertujuan menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir di Bulukumba melalui program Expanding Maternal and Neonatal Survival disingkat Emas.

BULUKUMBA, INIKATA.com – Oktober 2013 silam, lembaga donor dari Amerika Serikat, USAID melaksanakan program yang bertujuan menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir di Bulukumba melalui program Expanding Maternal and Neonatal Survival disingkat Emas.

Program Emas ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan bersama dengan Forum Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FORMAP-KIA). Adapun fokus programnya adalah peningkatan kualitas layanan, penguatan sistem rujukan, dan penguatan akuntabilitas untuk peningkatan kebijakan dan sumber daya.

USAID melaksanakan program yang bertujuan menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir di Bulukumba melalui program Expanding Maternal and Neonatal Survival disingkat Emas.

USAID melaksanakan program yang bertujuan menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir di Bulukumba melalui program Expanding Maternal and Neonatal Survival disingkat Emas.

Program Emas ini efektif berjalan selama tiga tahun dan berakhir Maret 2017. Karena program sudah berakhir, maka USAID menurunkan tim monitoring dan evaluasinya untuk mengevaluasi pelaksanaan programnya selama ini. Bertempat di ruang kerjanya Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali didampingi Kadis Kesehatan dr. Gaffar menerima tim monitoring USAID dr. Meiwita Budiharsama untuk diwawancarai sebagai salah satu narasumber, Selasa (14/2/2017).

AM Sukri menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan program tersebut. Praktek baik yang telah dilakukan, kata AM Sukri tentu akan dilanjutkan oleh pemerintah, khususnya terkait dengan standar kinerja klinis saat penanganan, serta penguatan sistem rujukan melalui penggunaan teknologi komunikasi.
“Dari data yang ada, kita patut bersyukur bahwa ada penurunan angka kematian ibu, dari 11 orang pada tahun 2014, turun menjadi 7 orang di tahun 2015 dan hanya 4 orang pada tahun 2016. Ini artinya program ini sangat bermanfaat” ungkap AM Sukri.

Baca juga: HUT SPL, Bupati dan Wabup Bulukumba Duet di Studio

Olehnya itu mantan militer ini berharap ke depan ada lagi program dari USAID dengan bidang kesehatan lainnya. Alasannya pada program seperti Emas ini terjadi penguatan kapasitas dan sharing pembelajaran yang baik bagi aparatur pemerintah dalam melaksanakan pelayanan sesuai standar.

Terkait dengan harapan Bupati adanya kelanjutan program USAID, dr. Meiwita hanya mengatakan bahwa pihaknya hanya datang mengetahui capaian yang telah dilaksanakan oleh program Emas di Bulukumba. Apa yang didapatkan melalui wawancara dari berbagai sumber akan menjadi laporan evaluasinya

Baca juga: Ketika Perempuan “Merangsang” Pembangunan Desa

“Semoga hasil laporannya dinilai bagus, sehingga nantinya menjadi pertimbangan USAID untuk melaksanakan program lainnya di daerah ini” kata perempuan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini