Ratusan Pelajar Makassar Ramaikan Festival Sastra

14 Februari 2017 20:44
Senat Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar Festival Sastra Pelajar Makassar dan Seminar Nasional Penulisan Karya Sastra

MAKASSAR, INIKATA.com-Senat Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar Festival Sastra Pelajar Makassar dan Seminar Nasional Penulisan Karya Sastra dengan tema “Menyulam Aksara Menjadi Saudara” yang bertempat di Auditorium Muhyddin Zain, Selasa (14/2/2017).

Dekan Fakultas Sastra dan Humaniora dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada senat fakultas yang telah berusaha sedemkian rupa untuk menyukseskan kegiatan ini. “tentunya dengan harapan kedepan khususnya pelajar, dapat meningkatkan rasa cintanya terhadap karya sastra yang ada”. Ungkap Dekan Sastra yang juga komisioner KPID Sulsel

Baca juga: Membentuk Karakter Generasi Muda Melalui Pentas Sastra

Seminar Nasional Penulisan Karya Sastra menghadirkan pembicara sekaliber Edi Sutarto yang juga penulis buku Metamorfis Kura-kura danPembina Forum Lingkar Pena, Edi Sutarto mengajak mahasiswa agar rajin dan terjun dalam dunia tulis-menulis “Untuk dapat dikenang sepanjang masa, maka menulislah. Kalau mau abadi cara paling mudah adalah menulis,”

Sementara itu Kegiatan Festival Sastra Pelajar Makassar ini akan berlangsung selama 4 Hari kedepan dengan 4 jenis lomba yaitu, cipta puisi, musikalisasi puisi, musik akustik, dan tari kontemporer dengan peserta yang berasal dari siswa SMA, SMK, Madrasah maupun pesantren Se-kota Makassar. Lomba ini akan diadakan di tempat berbeda salah satu lokasinya adalah Graha Media Mtos Makassar pada tanggal 15 dan kegiatan seanjutnya dipusatkan kembali di Auditorium KH. Muhiyiddin Zain UIM pada tanggal 16-18 Januari 2017. Ungkap Putri Silvia yang juga ketua panitia pelaksana.

Baca juga: Lomba Makassar Bersyair Diminati Pelajar

Tampak hadir Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) dan berbagai penulis di kota Makassar diantaranya ketua FLP cabang Kota Makassar Muhammad Hidayat, dan Fitrawan Umar.