PNS Sidrap Wajib Gunakan Tabung Gas Elpiji 5,5 Kg

14 Februari 2017 17:01
Bupati Sidrap, Rusdi Masse (RMS) kembali menegaskan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Sidrap untuk tidak mengambil hak masyarakat dengan menggunakan tabung gas elpiji ukuran 3 kg atau yang lazim disebut gas melon. (foto:ist)

SIDRAP,INIKATA.com – Bupati Sidrap, Rusdi Masse (RMS) kembali menegaskan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Sidrap untuk tidak mengambil hak masyarakat dengan menggunakan tabung gas elpiji ukuran 3 kg atau yang lazim disebut gas melon.

Karena tabung gas melon tersebut, merupakan bantuan subsidi pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah untuk digunakan dalam rumah tangga warga itu sendiri.

Untuk menyikapi dengan serius masalah ini, Bupati Sidrap, RMS, Selasa (14/2/2017), mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor 500/0920/Ekon, tentang Penggunaan LPG non subsidi untuk PNS di lingkup Pemkab Sidrap.

Baca Juga: Penggunaan ‘Gas Melon’ Melonjak di Sidrap

Langkah yang dilakukan Bupati RMS ini, tentunya memiliki beberapa alasan dan pertimbangan yang mengacu pada Permen ESDM No. 26/2009, tentang penyediaan dan pendistribusian LPG pada Bab IV tentang penggunaan LPG, pasal 20 yang menjelaskan bahwa, konsumen LPG terbagi dua, yaitu, pengguna LPG umum (Non Subsidi) dan pengguna LPG tertentu (Subsidi dalam kemasan 3 kg).

Dalam surat Edaran tersebut, Bupati RMS menghimbau kepada seluruh PNS Sidrap menggunakan tabung gas LPG ukuran 5,5 Kg yang saat ini sudah tersedia di sejumlah pangkalan dan penyalur gas elpiji yang telah ditunjuk didaerah ini.

Bupati RMS yang ditemui di Pangkajene, Sidrap, sesaat lalu, mengatakan, SE tersebut sudah disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah hingga ke pemerintahan desa dan kelurahan didaerah ini yang bersifat instruksi yang harus ditindaklanjuti. (**)

Baca Juga: Bupati RMS Harap PNS Tidak Menggunakan Gas Melon