Wabup Tomy Satria Hadiri Musda II KAHMI Bulukumba

12 Februari 2017 0:40
Wabup Tomy Satria saat menghhdiri Musda II KAHMI Bulukumba.

BULUKUMBA, INIKATA.com – Suksesi kepengurusan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bulukumba digelar melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke II yang dibuka oleh Ketua Presidium Majelis KAHMI Provinsi Sulawesi Selatan H.M. Roem pada Sabtu (11/2/2017) malam di Cafe Chenning.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Idrus mengatakan selain musda, panitia juga menyelenggarakan jalan sehat, senam dan donor darah pada Minggu pagi (12/2/2017) di lapangan Pemuda sebagai rangkaian dari milad HMI ke 70. Musda ini mengambil tema “Sinergitas KAHMI Membangun Umat Membangun Bangsa”

Ketua Majelis Daerah KAHMI Bulukumba demisioner Azikin Pateduri menyampaikan rasa bahagianya dapat berkumpul dengan rekan-rekan alumni HMI.

“Kahmi suatu organisasi tempat berkumpulnya para alumni HMI dalam membahas dan menggagas kemaslahatan umat, sekaligus menjadi wadah kangen-kangenan dengan sesama alumni HMI, dimana saat tertentu Kahmi harus hadir untuk menyelesaikan masalah,” kata Azikin yang juga menjabat Ketua KPUD Bulukumba.

Wakil Bupati Tomy Satria dalam sambutannya mengatakan Musda ini menjadi momentun sejarah untuk menggugah kembali komitmen untuk melanjutkan pengabdian kepada daerah, bangsa dan negara.

Selama ini para alumni HMI kata Tomy kiprahnya lebih bersifat pribadi, kita berharap ke depan konstribusi atau kiprah itu sudah dalam tataran kelembagaan Kahmi. Padahal alumni HMI itu sudah tersebar dimana-mana dengan berbagai profesi.

“Harus ada perubahan paradigma dari HMI menjadi Kahmi, oleh karena dimasa mendatang akan ada kontestasi-kontestasi yang semakin kompetitif. Harapan kita
prestasi-prestasi individu dapat menjadi prestasi Kahmi itu sendiri,” kata Tomy yang mengaku sebagai lepasan basic training HMI sewaktu menjadi mahasiswa.

Lebih lanjut, Tomy berharap Kahmi suatu waktu dapat memberikan kertas posisi kepada pemerintah daerah terhadap masalah-masalah yang dianggap penting harus diselesaikan.

“Kami senantiasa berharap selalu terjadi dialog yang memperlihatkan karakter nilai nilai ke-HMI-an, serta  ideologi perjuangan,” ucap Tomy

Adapun HM Roem menyebut Kahmi sebagai wadah memecah kebuntuan. Hampir semua fraksi yang ada di DPRD kata Roem ada Kahminya “Nah teman-teman sesama Kahmilah  yang mencairkan suasana ketika ada pengambilan keputusan penting dan strategis” kata Ketua DPRD Sulsel

Dalam kondisi seperti sekarang ini, lanjut Roem keberadaan Kahmi semakin penting, baik yang berada di eksekutif maupun legislatif serta wadah lainnya untuk memberikan sumbangsih pemikiran terhadap kemajuan bangsa.

“Program kerja Kahmi jangan terlalu muluk-muluk, perbanyak saja kegiatan sosial yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Olehnya itu, kata Roem karena kita berada di semua lini, maka Kahmi harus tetap menjadi wadah berhimpunnya alumni HMI, bukan menjadi wadah politik,  biarkan anggotanya yang masuk politik, tapi wadah ini harus tetap netral.

Pada malam itu, Mulyadi Mursali sebagai calon tunggal terpilih secara aklamasi pemimpin Majelis Daerah KAHMI Bulukumba untuk masa periode mendatang. (**)