Usai Renovasi, 547 Pedagang Kembali Huni Pasar Rakyat Cekkeng

10 Februari 2017 13:41
Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali saat berdialog dengan para pedagang Pasar Cekkeng, Jumat (10/2/2017). (foto:ist)

BULUKUMBA,INIKATA.com – Setelah diresmikan di Hari Jadi Bulukumba 4 Februari 2017 kemarin, sejumlah pedagang Pasar Rakyat Cekkeng mendesak pemerintah kabupaten untuk segera menfungsikan bangunan pasar tersebut dengan memindahkan para pedagang menempati los baru yang siap dipakai.

Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali saat berdialog dengan para pedagang Pasar Cekkeng, Jumat (10/2/2017) menegaskan untuk membagi los pasar tersebut secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Badan Pendapatan dan Dinas Perdagangan harus melakukan koordinasi sehingga pendataan pedagang harus clear, jangan sampai ada pedagang yang membayar kepada oknum tertentu. Laporkan kalau ada pedagang yang dipunguti biaya untuk menempati lods itu,” kata AM. Sukri Sappewali.

Mantan Perwira TNI ini juga berharap setelah pedagang menempati losnya masing-masing, agar tak dapat lagi menjajahkan dagangannya di halaman parkir pasar, karena selain semrawut juga menghalangi kendaraan yang keluar masuk.

Pada peninjauan ini, Sukri Sappewali mendapatkan beberapa persoalan seperti masalah kebersihan, serta drainase depan pasar yang airnya tidak mengalir. Setelah melihat langsung apa yang terjadi dilokasi tersebut. Ia memerintahkan Camat Ujungbulu bersama lurah untuk menggalakkan kerja bakti bersama warga di sekitar pasar Cekkeng

“Kita harus membiasakan warga untuk hidup bersih, jangan selalu mengharapkan bantuan kebersihan dari pemerintah, yang begini perlu kesadaranlah,” tegasnya

Adapun jalanan yang berkubang di depan pasar yang baru-baru ini disoroti kini sudah dikerjakan. Nampak eskavator sementara meratakan timbunan sebagai dasar untuk pengaspalannya.

Baca Juga: Jembatan Muara Sungai Bialo Bakal Jadi Ikon Baru Bulukumba

Sementara data terakhir dari Badan Pendapatan Daerah, sebanyak 547 pedagang siap menempati lods dari bangunan baru Pasar Cekkeng yang menelan biaya sekitar 4,3 milyar rupiah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2016.

Senadah dengan Bupati Bulukumba, Plt Badan Pendapatan Daerah, A. Mappiwali menjelaskan, pemindahan pedagang tersebut secepatnya akan dilakukan

“Dalam seminggu ke depan sudah bisa ditempati, kami masih harus rapat koordinasi dulu dengan pihak kepolisian dan TNI untuk pengamanannya saat hari H pemindahan, saya optimis bisa berjalan lancar karena kami juga sudah memindahkan pedagang di pasar Ujungloe yang baru dibangun,” pungkasnya. (***)

Baca Juga: Awal Tahun 2017, Geliat Pembangunan Bulukumba Berpotensi Dari Desa