Penerbangan Delay, Penumpang Sriwijaya Terlantar 7 Jam di Bandara Hasanuddin

20 Juni 2017 15:23
Penerbangan Delay, Penumpang Sriwijaya Terlantar 7 Jam di Bandara Hasanuddin. (yudha/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Suasana Bandara Sultan Hasanuddin (Sulhas) sempat tegang, Selasa (20/6/2017). Pasalnya, salah satu maskapai penerbangan Sriwijaya Air dengan tujuan Makassar – Kendari secara mendadak melakukan perubahan jadwal.

Informasi yang dihimpun inikata.com maskapai Sriwijaya melakukan perubahan jadwal yang tadinya Makassar – Kendari dijadwalkan pukul 06:35 WITA namun ditunda hingga 7 jam dan dijanjikan akan berangkat pada pukul 12.00 WITA.

Waode Rasma Uke Bolombo salah seorang penumpang mengatakan, pihak Sriwijaya juga melakukan pembohongan, yang menyebutkan keterlambatan keberangkatan akibat persoalan operasional dan akibat cuaca buruk di Kota Kendari.

Padahal faktanya sekiranya pukul 10:00 cuaca di kota Kendari sudah membaik. Selain itu, pihak Sriwijaya juga seenaknya merubah jadwal keberangkatan yakni pesawat yang harusnya berangkat jam 06:35 pagi asal Makassar – Kendari namun dialihkan ke Kab Luwu.

“Sehingga untuk keberangkatan Makassar – Kendari harus menunggu pesawat dari Kab Luwu,”kata Rasma, Selasa, (20/6/2017).

Selain merasa kecewa, serta marah, ia meminta konpensasi dari pihak sriwijaya akibat kerugian yang ia alami. Rasma mengaku akibat penundaan keberangkatan ini, dirinya telat ditinggal dua kapal cepat dari kota Kendari ke Raha kampung halamannya.

“Saya sudah ditinggalkan 2 kapal cepat ke raha, sekarang apa konpensasinya” tegasnya.

Sementara itu, pihak sriwijaya yang diwakili Deputi Sriwijaya, Rizky mengaku pihaknya tidak bisa memberi konpensasi.

“Kami minta maaf, hanya itu yang bisa kami sampaikan. Kan cuaca buruk di Kendari jadi pesawatnya yang ke Kendari dialihakan ke Luwu,”tambahnya. (**)