Luka Bakar Serius, Korban Pembakaran di Mariso Dirawat Intensif

9 Juni 2017 19:42
Satu diantara tiga korban pembakaran oleh pelaku Ipul (23), bernama Sania (40) harus mendapatkan perawatan serius di Ruang ICU Bhayangkara Makassar. Sania mengalami luka bakar hingga 80 persen.(afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Satu diantara tiga korban pembakaran oleh pelaku Ipul (23), bernama Sania (40) harus mendapatkan perawatan serius di Ruang ICU Bhayangkara Makassar. Sania mengalami luka bakar hingga 80 persen.

Sebelumnya, insiden pembakaran terjadi di rumah Sania, Jalan Seroja, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso, kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jumat (9/6/2017). Dimana pelaku adalah anak korban sendiri yang nekat membakar satu keluarganya.

Kejadian bermula saat pelaku Ipul tengah memperbaiki kendaraan roda duanya tepat di depan rumah, tiba -tiba ia keluar dan balik membawa gerigen bensin. Hingga Ipul membakar sepeda motor miliknya itu.

Setelah itu, Ipul menyiram bensin ke dalam rumah. Padahal dalam rumahnya itu ada tiga orang sedang tidur. Korban tak lain, Sania, adik tirinya Acce (Rana) dan kakek tirinya, Sattu.

Menurut Abdul Rahman, keluarga korban, Sania mengalami luka bakar cukup parah, bahkan akan menjalani oprasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Katanya dokter sangat para dialami Sania kodong karena luka bakarnya mencapai 80 persen makanya mau di oprasi,” katanya di RS Bhayangkara Makassar.

Selain itu, menurut dia, pelaku Ipul mungkin mengalami gangguan kejiwaan sebab tanpa alasan dan hanya memperbaiki sebuah sepeda motor, lalu nekat membakar anggota keluarganya itu.

“Setengah waras memang itu Ipul. Dia sementara perbaiki motor, terus dia bakar dan siram bensin ke dalam rumah,” kesalnya.

Untuk sementara dua korban lainnya yakni Rana (8) dan Sattu turut mendapat perawatan medis di ruang IGD RS Bhayangkara. Rana adalah adik tiri dari Ipul sedangkan Sattu merupakan orangtua Sania.(**)