Teori Telapak Kaki Taufan Hantarkan Parepare Jadi Kota Tujuan, Angka Kemiskinan Turun

4 Juni 2017 11:51
HM Taufan Pawe, Wali Kota Parepare. (Kalma/inikata)

PAREPARE, INIKATA.com – Kemajuan Kota Parepare berkembang pesat di bawah kepemimpinan, HM Taufan Pawe, Wali Kota Parepare, sejak dilantik sebagai Wali Kota pada tanggal, 30 Oktober 2013.

Hal tersebut di atas, dibenarkan Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, saat ditemui beberapa awak media, di Villanya, Minggu (4/5/2017)

” Tidak dapat dipungkiri perkembangan Kota Parepare saat ini sejak saya menjabat sebagai Wali Kota Parepare dalam 3 tahun, 7 bulan, 4 hari hingga saat ini, dulu parepare hanya tempat transit, namun sekarang parepare sudah menjadi Kota tujuan,” jelas Taufan.

Diuraikannya mengapa Kota Parepare bisa berkembang pesat hingga saat ini dan telah menjadi kota tujuan, kata dia dalam membangun parepare menggunakan teori telapak kaki.

“Teori telepak kaki sangat berpengaruh terhadap pembangunan yang ada di Kota Parepare, kenapa PAD kita naik? Karena sektor jasa kita naik, orang luar yang datang ke parepare, belanja, menginap, itu semuakan mengeluarkan biaya, itulah makna teori telapak kaki,”urai Taufan.

Ke depan kata dia, melanjutkan pembangunan di Kota Parepare, akan mengandalakn teori telapak kaki,

“Saya membangun Parepare ke depan, mengandalkan teori telapak kaki, Parepare harus sudah menjadi kota tujuan, 500 ribu telapak kaki berinteraksi di Kota ini, Parepare terasa ada perubahan, sekarang Parepare sudah menjadi impian, dan Hemodialisa (Cuci darah) dari Jepang terbaik di Indonesia ada di parepare, inilah nanti yang mengajak orang-orang akan datang ke Parepare, dan menjadikan Parepare ke depan tanpa cerobong asap,”papar Taufan.

Taufan menjelaskan lagi dampak positif yang dihasilkan teori telapak kaki yang ia terapkan dalam memakmurkan rakyatnya.

“Jadi teori telapak kaki ini dampak positifnya adalah, tingkat pertumbuhan ekonomi naik, angka kemiskinan Parepare turun hingga 4%, kepariwisataan, destinasi, kota industri tanpa cerobong asap, dan dari PAD yang saya warisi 40 Rp Miliar tembus Rp 1 triliun, bulan april kemarin inflasi kemarin 0,5%, itu semua bisa terjadi karena teori telapak kaki dan ini murni ide saya,”beber Taufan.

Ke depan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan yang masih belum selesai.

Selanjutnya, dalam waktu dekat, konsep awal menuju rumah sakit medical Tourism, adalah menghadirkan ruang terbuka hijau, ada restauran terapung, wisata bahari, water park terpanjang, dari mattirotasi sampai ke anjungan cempae, saya akan wujudkan semuanya dengan konsentrasi.(***)