Putus Asa, Pria Ini Terjun ke Sungai dan Tewas

3 Juni 2017 16:03
- Sesosok Mayat ditemukan Warga Lokkasaile mengapung di sungai Pangkajene Kabupaten Pangkep, sabtu, (3/6/2017) mayat tersebut tidak lain bernama Ardi yang merupakan warga asal Kabupaten Takalar.- Sesosok Mayat ditemukan Warga Lokkasaile mengapung di sungai Pangkajene Kabupaten Pangkep, sabtu, (3/6/2017) mayat tersebut tidak lain bernama Ardi yang merupakan warga asal Kabupaten Takalar.

PANGKEP, INIKATA.com – Sesosok Mayat ditemukan Warga Lokkasaile mengapung di sungai Pangkajene  Kabupaten Pangkep, Sabtu, (3/6/2017) mayat tersebut tidak lain bernama Ardi yang merupakan warga asal Kabupaten Takalar.

Mayat Ardi ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita di sungai pangkajenne pangkep. Sebelum ditemukan tewas tenggelam, kemudian melarikan diri dan terjun ke sungai.

Sesaat sebelum terjun ke sungai, Ardi kepergok seorang warga bernama Kasiani, istri dari Syamsuddin, di dalam rumahnya. Kasiani yang kaget melihat Ardi di dalam rumah langsung berteriak histeris.

Mendenar istrinya berteriak, Syasuddin datang membawa sebilah badik. Dia mengancam dan menangkap Ardi yang disangka akan mencuri di rumahnya. Syamsuddin pun menahan Ardi.

Warga yang sudah ramai pun menangkap Ardi. Massa yang sudah tersulut amarah mengancam akan membawa Ardi ke kantor polisi karena diduga akan mencuri. Informasi yang diperoleh di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Ardi ketakutan dan lari menuju sungai.

Ardi yang panik dan mati akal langsung terjun ke sungai untuk menghindari dia ditagkap warga. kemungkinan Ardi tak pandai berenang sehingga ia pun tengelam.

Kapolsek Pangkajene AKP Slamet Budi Hari mengatakan, Ardi masuk ke rumah warga karena alasan dia mencari istri dan anaknya yang pergi dari rumah. Ardi menduga, anak dan istrinya ada di dalam rumah tetangganya itu.

“Namun, korban di duga hendak mencuri. Padahal, alasannya dia cari istriya yang pergi,” kata Slamet.

Saat ini mayat ardi tengah berada di ruang jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep untuk selanjutnya di otopsi dan menunggu pihak keluarganya datang menjemput untuk dikebumikan.(**)