Tim Safari Buka Puasa di Rumah Kades Batukaropa

2 Juni 2017 18:51
Hari kedua Tim I Safari Ramadan Pemkab Bulukumba menuju Kecamatan Rilau Ale. Bertindak selaku tuan rumah adalah Kepala Desa Batukaropa H. Ambo Sakka.

BULUKUMBA, INIKATA.com – Hari kedua Tim I Safari Ramadan Pemkab Bulukumba menuju Kecamatan Rilau Ale. Bertindak selaku tuan rumah adalah Kepala Desa Batukaropa H. Ambo Sakka. Kades tidak hanya menjamu buka puasa bagi rombongan tim safari ramadhan, namun ratusan warga desa juga ikut menikmati buka puasa yang dilaksanakan oleh Kades, Jumat (2/6/2017).

Usai buka puasa, rombongan melaksanakan shalat Isya dan tarawih di Masjid Al Hayat yang berada disamping jembatan Batukaropa sungai Balantieng.

Pada kesempatan tersebut Bupati AM Sukri Sappewali kembali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada guru mengaji dan warga ekonomi lemah yang berasal dari Baznas Kabupaten Bulukumba serta penyerahan bantuan Mushab Alquran kepada Camat Rilau Ale Andi Mulyadi Pangki.

AM Sukri Sappewali menyebut tujuan Pemerintahan dan pembangunan sesungguhnya adalah memberikan pelayanan, menciptakan rasa aman, dan menjamin tercapainya kesejahteraan masyarakatnya.

“Kami bersama aparat pemerintah diberi amanat untuk melayani masyarakat. Jadi jangan ragu untuk meminta apabila ada pelayanan yang harus diberikan oleh pemerintah” ujarnya

Bupati juga mengajak warga untuk menyerahkan dan mempercayakan zakatnya kepada Baznas Kabupaten Bulukumba untuk dikelola. Dikatakannya potensi zakat di Bulukumba sangatlah besar, baik dari usaha pertanian maupun dari kalangan pegawai negeri.

“Insya Allah zakat saudara-saudara akan dikelola untuk kepentingan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan” pintanya

Selain itu, Bupati menghimbau warga untuk mengawasi anak-anaknya untuk tidak balapan liar di bulan ramadhan, karena menurut laporan Polres sudah ada 3 korban meninggal kecelakaan selama bulan ramadan ini. Jangan sampai, katanya menyesal kalau yang jadi korban kecelakaan nantinya adalah anak -anaknya.

Sementara itu ceramah tarawih yang disampaikan oleh Andi Mahrus Andhis mengaitkan syarat puasa dengan filosofi “Walasuji” bugis makassar yang terdiri dari empat sudut.

Dikatakannya, sudut pertama adalah Acca atau cerdas, bahwa orang yang berpuasa itu harus cerdas, mengetahui rukun-rukun puasa sehingga puasanya bisa sesuai tuntunan syariah. Sudut kedua adalah Lempu atau jujur bahwa orang yang berpuasa harus jujur pada diri sendiri, karena bisa jadi ada orang yang hanya berpura-pura puasa di hadapan orang lain.

Sudut yang ketiga adalah Warani atau berani bahwa orang berpuasa berani menahan lapar dan haus serta larangan lainnya yang dapat membatalkan puasanya. Adapun sudut keempat adalah Getteng atau istiqomah yang berarti orang yang berpuasa itu harus, sabar, tabah dan ikhlas menjalani puasa selama satu bulan.(**)