Aksi Koboi Polisi, LBH Makassar Harap Keluarga Korban Melapor

1 Juni 2017 10:57
pelaku Pencurian dengan kendaraan bermotor (Curanmor) yang ditembak sehingga tewas oleh polisi.(ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Staff Pembela Umum, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Ali Rahangear siap menerima laporan keluarga korban pelaku Pencurian dengan kendaraan bermotor (Curanmor) yang ditembak sehingga tewas oleh polisi.

“LBH Makassar siap mengawal kasus tersebut apabila ada keluarga korban yang melapor. Peristiwa yang dilakukan aparat kepolisian seharusnya menjadi perhatian khusus. Selain itu kami mendorong Polri untuk mengevaluasi praktik dan syarat penggunaan senjata api (senpi),”kata Ali, Kamis, 1 Juni 2017 dinihari.

Lanjutnya, sikap tidak adanya proses di Propam Polda Sulsel juga sangatlah disayangkan.

Kemudian kata Ali, persyaratan atas kepemilikan senjata api ini penting diperketat untuk menghindari terulang kembalinya peristiwa yang sama dengan jumlah korban yang lebih banyak lagi di kemudian hari.

“Harusnya pelaku Curanmor tersebut diproses secara hukum terlebih dahulu,”jelasnya.

Sebelumnya, korban tembak Madi Bin Abenai (MBA) 27 Tahun, warga Jalan Kelapa Pasar Palopo Kalongkong Kota Palopo, terduga pelaku Pencurian dengan kendaraan bermotor (Curanmor).

Dirinya tewas lantaran sempat melarikan diri saat hendak diciduk oleh anggota Polsek Sajoangain, Polres Wajo. Panggrebekan tersebut dipimpin lansung oleh Ajun Inspektur Polisi Satu (AIPTU) Masri Juanda.

Saat pelaku mendapatkan tembakan peringatan oleh aparat kepolisian. MBA tidak mengindahkannya, akhirnya pelaku kini dilarikan ke puskesmas terdekat dan menghembuskan nafas terakhirnya. (***)