Bupati Jeneponto Harap Aliran Dana Bansos Organisasi Kepemudaaan Jelas Peruntukannya

31 Mei 2017 16:29
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar. (kahar/inikata)

JENEPONTO, INIKATA.com – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bakal mengambil langkah tegas untuk berkordinasi langsung dengan inspektorat dan kesbang demi mencari kejelasan aliran anggaran dana bantuan sosial.

” Diduga kegiatan untuk sumbangsih pemikiran ke daerah tidak ada, jika itu benar, maka pemkab akan mengambil langkah tegas bersama pihak- pihak terkait untuk menperjelas kegiatan kepemudaan di Jeneponto itu jangan sampai anggaran itu salah sasaran. Saya berharap agar aliran dana itu digunakan sesuai dengan aturan dan harus jelas kegiatannya apa,” tegas Iksan saat di ruang kerjanya, Rabu (31/5).

Tidak hanya itu, sejumlah lembaga organisasi kepemudaan di Jeneponto menjadi sorotan terkait dengan aliran dana dari dana bantuan sosial (Bansos) yang sampai ratusan juta rupiah yang diduga fiktif bentuk laporan pertanggung jawabannya.

Iksan menilai, pemerintah daerah lemah dalam pengawasan terkait dengan kucuran dana yang tidak diketahui peruntukannya. Terlebih dalam setiap kegiatan karena hampir tidak pernah melibatkan unsur pemuda dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa organisasi yang mendapat kucuran dana dari pemerintah.

“Saya menduga aliran dana itu hanya dipakai oleh kepentingan segelintir orang karena hampir semua kegiatan -kegiatan tidak kelihatan dan kurang jelas ending dari kegiatan itu sendiri. Ini terjadi karena pemerintah daerah kurang pengawasan terhadap dana yang dikucurkan kesejumlah organisasi kepemudaan yang ada di jeneponto,” tambah Ian Kamaruddin.

Kata Ian, Sebaiknya dari penegak hukum mengusut aliran dana tersebut di beberapa organisasi kemasyarakatan yang di jeneponto di atas rata- rata ratusan juta rupiah.(**)