Gelap Gelapan dalam Kamar di Bulan Ramadan, Anak Oknum Polisi Terjaring Razia Satpol PP

31 Mei 2017 0:47
Operasi Justisi atau yang dikenal Razia lendir kembali digencarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) saat memasuki bulan suci Ramadan, Selasa malam (30/5/2017).

MAKASSAR, INIKATA.com – Operasi Justisi atau yang dikenal Razia lendir kembali digencarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) saat memasuki bulan suci ramadan, Selasa malam (30/5/2017).

Setidaknya, dalam razia yang dilakukan di Kelurahan Maccini Sombala, kecamatan Tamalate berhasil menjaring 5 pasangan bukan suami istri.

Satu dari lima pasangan yang terjaring di Indekos Mario, yakni DA dan RA sempat membuat berang anggota Satpol PP dengan lagaknya yang terkesan melawan.

Didepan Satpol PP, DA mengaku sebagai anak dari anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, berinisial SH berpangkat Ipda, yang bertugas di Polda Sulsel.

“Saya tinggal di Aspol Mappaodang, saya anak Polisi, tapi saya terimaji ditangkap, karena memang berduanka dalam kamar dan itu melanggar Perda,” Kata DA di Ruang Satpol PP Balaikota Makassar.

DA mengaku, saat berduaan dalam kamar, dia hanya sekedar inhin merebahkan badan lantaran kelelahan, belum lagi, wanita berhijab yang diakuinya sebagai Pacar juga baru pulang dari kampung halaman di Kabupaten Bone.

“Mauja istirahat karena saya capek, dia juga (RA.red) capek baru pulang kampung, jadi kita baring baringji,” akunya.

Sementara, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Makassar, Edward mengurai kronologis penangkapan pasangan ini, pasangan tersebut kata Edward, didapati dalam kamar terkunci dan lampu padam.

“Mereka tidak pulang kalau orang tua wanita tidak datang kesini untuk mengambil anaknya,” Tegas Edward.(**)