Bela Negara Berujung Maut, Dari Jenazah Berdarah Hingga Curhat Istri Petugas Satpol PP

27 Mei 2017 3:48
Istri Darmawangsyah (43) saat mengeluarkan curahan hati akan kematian suaminya yanh dinilai misterius.(Foto: Afriansyah/Inikata.com)

GOWA, INIKATA.com– Kematian petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Darmawangsyah (43) masih menjadi teka teki yang misterius bagi keluarga, selain itu, insiden nahas tersebut diwarnai Curahan Hati (Curhat) sang istri hingga darah yang keluar dari hidung jenazah korban.

Menurut Istri almahrum Darmawangsyah, Suriayati Hamsah (40), menjelaskan, pasca kejadian yang menewaskan suaminya saat mengikuti latihan bela negara di Rindam Pakatto, Kecamatan Bontomarannu itu membuat pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Gowa bahkan Komandan Satuan Satpol PP belum memberikan sebuah keterangan resmi.

“Ini masih pertanyaa besar bagi keluarga, penyebabnya apa? Sehingga suami saya tewas waktu mengikuti pelatihan Bela Negara,” kata Suriayati Hamsah kepada Inikata.com saat ditemui di kediamannya BTN Pao-Pao, Sabtu (27/5/2017).

Menurutnya, kematian suaminya itu baru diketahui setelah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) mendatangi rumahnya di BTN Pao-Pao, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Bahkan korban meninggal sehari setelah mengikuti kegiatan tersebut setelah sholat Magrib menjelang Isyah.

“Apakah kondisi kesehatan pada waktu itu tidak stabil ataukah ada hal lain penyebab meninggalnya suami saya,” tanya Suriayati Hamsah sesambil menunduk.

Bukan hanya itu, lanjut Suriayati, sebelum suaminya tersebut di kebumikan, ditubuh korban sempat mengeluarkan darah bagian hidung maupun pada bagian mulut.

“Jenazah suami saya tiba itu Rabu (24/5/2017) malam. Dia pergi Selasa pagi bersama 90 orang rekan kerjanya. Tapi sampai dirumah ditubuh suami ada darah dan mulut keluar sebelum dikebumikan,” ungkapnya.

Olehnya itu, Suriayati juga meminta hasil visum atau hasil otopsi yang perna dilakukan oleh pihak terkait.(**)