Mudik Lebaran, Menhub Tekankan Koordinasi, Safety & Security

27 Mei 2017 0:06
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya koordinasi antar intansi, safety dan security dalam menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai H-15 Hari Raya Idul Fitri nanti.

Hal itu disampaikan Budi Karya dalam Video Conference (Vicon) yang dilakukan bersama semua instansi perhubungan di seluruh Indonesia, Jumat (26/5/2017).

Menhub juga mengatakan, pihak angkutan bandara, udara dan laut juga mesti berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI di masing-masing wilayah, dalam rangka upaya menjaga keamanan dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Harus ada koordinasi di daerah, terutama dengan aparat kepolisian untuk selalu melaporkan setiap kejadian. Jangan hanya saat ada kejadian saja baru berkoordinasi, tapi dari sekarang sudah harus dikoordinasikan semuanya,” kata Budi.

Selain berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI, Menhub juga mengharuskan semua instansi perhubungan agar melakukan upaya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait infrastruktur jalan dan fasilitasnya, Dinas Kesehatan, termasuk RRI, TVRI dan semua media di wilayah masing-masing untuk membantu menyosialisasikan upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadapi mudik Lebaran nanti, agar diketahui masyarakat luas.

Terkait dengan Perhubungan Laut, Budi meminta agar instansi terkait memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan program mudik gratis bekerjasama dengan PT Pelni dan perusahaan pelayaran di wilayah masing-masing.

Lebih jauh, Menhub juga menekankan agar safety dan security harus selalu diperhatian.

Dia juga meminta agar dilakukan pemeriksaan, khususnya di semua pelabuhan dan bandara. Selain melakukan pengamanan terbuka, juga harus diadakan pengamanan tertutup untuk mengantisipasi segala bentuk tindak kejahatan. Perlu juga kata Budi, untuk selalu dilakukan pemeriksaan secara periodik 2 atau 3 jam dengan random check.

“Di pelabuhan, hal penting yang juga harus dilakukan adalah batas jumlah penumpang yang harus ditoleransi. Tidak ada kenaikan yang ditolerir. Saat keberangkatan, lakukan juga cek terhadap semua fungsi yang ada di kapal dan penerbangan secara random, seperti BBM, kondisi Nakhoda dan lain sebagainya,” tegas Budi.

Dalam Vicon tersebut, PT Pelindo IV (Persero) dihadiri oleh Direktur Operasi dan Komersial, Alif Abadi, Direktur SDM dan Umum, Riman S. Duyo, Sekretaris Perusahaan, Iwan Sjarifuddin, serta Manager Pelayanan Barang dan Aneka Usaha Cabang Makassar, Johan Daming.

Terpisah, Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung mengatakan dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pihaknya telah melakukan berbagai kesiapan untuk kelancaran mudik bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut, khususnya melalui Pelabuhan Makassar.

Dirut Pelindo IV menuturkan, dari segi infrastruktur, pihaknya sudah menyiapkan terminal penumpang standar internasional yang telah dilengkapi antara lain dengan garbarata atau jembatan penghubung dari ruang tunggu terminal penumpang ke pintu masuk kapal.

“Selain itu, juga sudah tersedia travelator, connecting bridge, serta fasilitas lain untuk kenyamanan penumpang yang siap menampung hingga 4.000 orang,” kata Doso Agung.

Dirut Pelindo IV menambahkan, selain kesiapan infrastruktur, pihaknya juga telah melakukan penataan arus penumpang embarkasi (keberangkatan) dan debarkasi (kedatangan).

Pihaknya juga sudah melakukan penataan pedagang kaki lima (PK5) di area Pelabuhan Makassar, pemasangan CCTV sebanyak 9 titik di sisi dermaga, 18 titik di terminal penumpang lantai satu dan dua, serta 16 titik di area PK5, sehingga kenyamanan dan keamanan penumpang kini lebih terjamin.

Selain itu, tersedia juga air kran yang bisa langsung dikonsumsi, ruang menyusui, AC di lantai bawah dan atas, toilet yang senantiasa bersih, mushola berikut perlengkapan sholat, kursi roda untuk penyandang disabilitas, serta tidak ada lagi pedagang asongan yang berkeliaran di area dermaga dan terminal penumpang.

Dari sisi keamanan lanjut Doso Agung, pihaknya telah bekerjasama dengan aparat keamanan baik dari security internal Pelindo IV, Polres Pelabuhan, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) serta Lantamal dan K9 Polda Sulsel, juga telah memiliki alat keamanan seperti metal detector.

“Kami [Pelindo IV] juga membentuk tim terpadu dari seluruh stakeholder yang ada di Pelabuhan Makassar, Pemda dan instansi terkait, efektif mulai H-15 hingga H+15 Hari Raya Idul Fitri.”

Adapun program yang juga disiapkan saat Ramadan dan jelang mudik Lebaran nanti, yaitu Mudik Gratis bagi kurang lebih 1.000 orang penumpang kapal, bekerjasama dengan Perum Damri.

“Untuk program Mudik Gratis, yaitu tujuan Makassar – Parepare dan Makassar – Bulukumba. Diestimasi, target penumpang kapal untuk Mudik Gratis nanti sebanyak 1.000 orang,” tukas Doso Agung.(***)