Tauphan Ansyar DPO Korupsi, Kejati Minta Bala Bantuan Masyarakat

26 Mei 2017 15:41
Tauphan Ansyar yang saat ini berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi Pasar Pa'baeng-baeng Makassar. (ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Kepala Kejaksaan Tinggi melalui Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin berharap bantuan masyarakat terkait tersangka Tauphan Ansyar yang saat ini berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi Pasar Pa’baeng-baeng Makassar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin pun meminta Tauphan Ansyar untuk segera menyerahkan diri dan tidak kabur.

” Sampai kapan pun statusnya tetap menjadi buronan negara. Maka dari itu kita sangat berharap masyarakat terlibat langsung dalam pengejaran terhadap Tauphan Ansyar yang berstatus DPO,” ujar Salahuddin, Jumat (26/5/2017)

Olehnya itu, desakan terhadap keseriusan Kejaksaan dalam mengejar Taupan Ansyar terus disuarakan oleh Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Sulsel.

Dimana melalui Kordinator Lapangan (Korlap)nya Basran mengatakan tak ada alasan Kejaksaan tidak menjadikan perhatian serius terhadap kasus yang menjerat Taupan Ansyar.

“Taupan divonis 4 tahun hingga berkekuatan hukum tetap alias incratch namun dia buron menghindari eksekusi dan sekarang kejaksaan telah menerbitkan surat pencengkalan,” ucap Basran.

Dia berharap kejaksaan tak main mata hingga bermasa bodoh untuk tidak mengeksekusi Taupan Ansyar yang dikenal sebagai bos tambang didaerah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga banyak berperan dibalik masalah masalah sengketa lahan di Kota Makassar.

“Inilah keanehannya kejaksaan yang sudah beberapa bulan tidak ada atensi untuk mengejar Taupan yang sejak lama berstatus DPO dalam kasus korupsi. Itupun nanti bergerak ketika ramai kembali desakan,” harapnya.(**)