Rahmat Syamsu Alam Temui Warga Luruskan Persoalan Rastra

24 Mei 2017 21:38
Rahmat Syamsu Alam Temui Warga Luruskan Persoalan Rastra

PAREPARE, INIKATA.com – Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Syamsu Alam, berkunjung ke kantor Bulog Parepare Selasa (23/5/2017) kemarin guna meminta penjelasan terkait temuan rastra yang rusak.

Dan selanjutnya Rabu 24 Mei 2017 pagi tadi, Putera mantan wali kota periode 2012-2013 ini kembali turun meluruskan persolan rastra tersebut di Kelurahan Ujung Bulu, lokasi temuan rastra rusak.

“Ini masalah raskin hampir satu minggu headline pemberitaannya di media dan di media sosial. Berita ini jadi simpang siur dan serba menyalahkan dan tidak ada titik temu. Makanya kemarin saya melakukan inisiatif, memangggil komisi II untuk melakukan kunjungan ke Bulog. Di Bulog kita menanyakan aturan-aturan beras raskin mulai pengemasan, hingga penyaluran, termasuk jenis-jenis kualitas beras yang ditentukan untuk disalurkan ke masyarakat yang berhak menerima,”jelas Wakil Ketua DPRD Parepare, Fraksi Partai Demokrat ini.

Setelah mendengar penjelasan dari pihak Bulog, Ketua DPC Demokrat ini juga turun langsung menjelaskan terkait rastra itu.

“Tadi pagi saya mendatangi Kelurahan Ujung Bulu, ketemu dengan Pak Camat, Lurah, RT, RW dan si pengantar beras. Kunjungan juga ke penerima beras rastra itu, saya turun langsung mewawancarai si penerima dan mengatakan hanya ada satu beras yang tidak bagus yang dari awalnya informasi yang saya dengar bahwa ada delapan tapi ternyata cuma ada satu yang rusak,”urai Rahmat Syamsu Alam.

Pada intinya, tambahnya lagi, bahwa dalam tahap proses mulai pengemasan, sampai ke pendistribusian bisa saja ada sesuatu,

“Bisa saja ada gelaja-gejala perbuatan manusia atau alam, bisa saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab, apakah penyebabnya manusia atau alam, bisa saja berasnya bisa lembab kena air jadi rusak setelah disalurkan. Jadi tidak ada yang bisa disalahkan, baik pihak pemkot maupun bulog,”urainya.

Melalui kunjungannya itu ke masyarakat selaku wakil rakyat yang bertugas di DPRD, tujuannya hanya memberi penjelasan setelah dirinya meminta penjelasan ke pihak Bulog.

“Substansinya, masyarakat ini tidak paham betul bahwa apabila ada beras raskin diterima yang tdk bagus kualitasnya. Ini sebetulnya tidak menjadi persoalan kalau masyarakat tahu prosedurnya. Jadi tadi pagi saya jelaskan, bahawa kalau ada kerusakan bisa diganti 2 kali 24 jam silahkan lapor ke kelurahan dan pihak kelurahan lapor ke Bulog untuk digantikan segera. Cuman masyarakat tidak paham, olehnya itu, melalui media, harus menjelaskan ke masyarakat, kalau ada ditemukan rusak, laporkan ke kelurahan. Nanti kelurahan lapor ke bulog, kan selesai masalah. Ada kebijakan dari bulog, kenapa tidak dimanfaatkan, kan tidak ada yang ribut lagi. Jadi intinya disini, masyarakat tidak paham, tadi mereka sudah pahami dan tidak mempersoalkan lagi ini. Kecuali ada yang bisa diganti dan tidak digantikan, yah harus protes,”tutup Rahmat Syamsu Alam. (**)