Ganas Gelar Refleksi Harkitnas di Makassar

20 Mei 2017 14:04
Aliansi Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional (Ganas) menggelar refleksi Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di pertigan jalan Petterani - Hertasning, Sabtu, (20/5/2017).

MAKASSAR, INIKATA. com – Aliansi Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional (Ganas) menggelar refleksi Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di pertigan jalan Petterani dan Hertasning, Sabtu, (20/5/2017).

Dalam tuntutannya, Andi Firmansyah selaku kordinator lapangan meminta agar pemuda yang ada di Indonesia seyogyanya memiliki jiwa Nasionalisme.

Selain itu, refleksi yang dilakukan pada hari ini juga merupakan momen dimana para pemuda seharusnya memiliki kesadaran tersendiri, kesadaran bahwa semua yang hidup di Nusantara ini satu nasib.

“Kita terjajah di tanah air kita sendiri, selain itu kampus yanh dinilai sebagai wadah untuk membangun peradaban kini telah di kungkung dengan adanya larangan yang tidak jelas,”katanya Sabtu, 20 Mei 2017.

Lanjutnya, seharusnya dalam momentum seperti ini kita merasa sama-sama terjajah di negeri sendiri dan merasakan penderitaan saudara kita yang lain.

“Hal tersebut yang kemudian tertuang dalam sumpah pemuda 1928 dan mencapai titik puncaknya di proklamasi 17 agustus 1945,”bebernya.

Firmansyah melanjutkan, makna penting Hari Kebangkitan Nasional adalah kebangkitan ulang kesadaran sebagai satu bangsa. Bangsa yang disatukan nasib dan cita-cita luhur bersama, bukan suku, ras atau agama.

Dalam bidang politik, untuk menjauhkan diskriminasi politik tak ada kata lain, menurut Firmasyah diperlukan pemerintahan yang tegas, berani, dan menyatakan sikap untuk perjuangan rakyat yang adal dann berdaulat.

“Siapapun yang mengkhianati dasar negara dan memecah belah bangsa, harus ditindak tanpa pandang bulu. Pemerintahan hanya tunduk pada konstitusi dan bukan massa aksi,”tukasnya.(**)