Pemkab Bulukumba Gelar Pelatihan Koperasi ke Masyarakat

19 Mei 2017 20:43
Pemkab Bulukumba Gelar Pelatihan Koperasi ke Masyarakat

BULUKUMBA, INIKATA.com – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah UMKM menggelar pelatihan bagi masyarakat pelaku koperasi, Jumat (19/5/2017).

Pada pelatihan yang dikemas dengan Fokus Group Discusion (FGD) di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat, salah satu koperasi besar di Sulawesi Selatan yang berpusat di Bulukumba ini mengusung tema Pemberdayaan dan pengembangan koperasi.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Bulukumba, Taufik menuturkan tujuan pelatihan tersebut untuk mendorong agar lebih memacu dan memotivasi peserta guna berusaha sehingga tercapai peningkatan dan pengembangan kerjasama usaha koperasi di Bulukumba.

Seperti diketahui Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu daerah sentra perekonomian di Selatan Sulsel ini memang memiliki banyak Koperasi dengan jumlah 308. Namun, dari kesekian jumlah tersebut, kata Taufik semua pelaku usaha koperasi tersebut masih perlu pembinaan agar Koperasi terus berjalan.

“Ada 308 Koperasi masuk database kami (Dinas Koperasi UKM) hanya saja kurang lebih setengahnya itu sudah tidak aktif, diharapkan melalui kegiatan ini setidaknya semangat pelaku koperasi kembali bangkit,” ujar Kadis Koperasi UKM, Taufik.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dalam sambutannya menyampaikan saat ini pemerintah wajib menghidupkan perekonomian melalui koperasi dengan bersama melalui forum ini terlebih dahulu mencari solusi untuk permasalahan koperasi yang sering muncul.

Selain itu juga, Andi Sukri Berharap dengan diadakannya pelatihan tersebut dapat melatih peserta secara bertahap agar memiliki kompetensi pengembangan usaha koperasi, dan pelatih pengurus koperasi agar mampu bertindak mendirikan usaha yang layak dengan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu diharapkan dapat mengembangkan SDM yang mampu menciptakan peluang peningkatan dan pengembangan kerjasama usaha koperasi.

“Harapan kami selaku pemerintah, koperasi memiliki peluang besar menghidupkan ekonomi kerakyatan dengan mempertahankan ekonomi desa, kami akan support terus, kami akan berusaha pada fokus diskusi ini agar terlahir pelaku koperasi yang handal dan berguna mengembangkan perekonomian di Bulukumba,” kata AM Sukri Sappewali.(**)