Akhir Kisah Persembunyian Iqbal Si “Kolor Ijo” di Hutan Belantara

19 Mei 2017 1:54
Iqbal alias Bala tewas setelah berusaha meloloskan diri pada saat proses penangkapan.

MAKASSAR, INIKATA.com – Iqbal alias Bala yang dikenal sebagai Kolor Ijo, terpidana mati yang berhasil meloloskan diri dari Lapas Kelas 1A Gunung Sari Makassar beberapa waktu lalu, tewas tertembak di Perbatasan Hutan Poso, Jumat (19/5/2017).

Si Kolor Ijo tewas setelah berusaha meloloskan diri pada saat proses penangkapan terhadap dirinya. Iqbal, tertembak oleh Tim Resmob Polrestabes Makassar tepatnya di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma membenarkan hal tersebut. Erwin menjelaskan, Iqbal diketahui setelah adanya pengembangan yang dilakukan Kepolisian terhadap rekan sepelariannya, Rizal Sangaji alias Rizal yang ditangkap terlebih dahulu.

“Iqbal dikejar hingga kedalam hutan perbatasan Poso, tempat itu dijadikan lokasi persembunyiannya. Kami dibantu anggota Polsek Mangkutana Polres Lutim,” ucap Kombes Pol Erwin Zadma.

Kombes Pol Erwin Zadma, menjelaskan lokasi persembunyian Iqbal alias Kolor Ijo, pihaknya mendapatinya sementara berada di dalam tenda. Iqbal yang melihat beberapa anggota Kepolisian mendekatinya langsung melarikan diri sambil memegang senjata tajam.

Tak mau kehilangan Iqbal atas pelariannya lagi, Tim Gabungan terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan, namun si Kolor Ijo tidak mengindahkannya. Sehingga personel melepaskan tembakan tepat ke arah Iqbal dan mengenai bagian tubuh. Namun Iqbal masih tetap melarikan diri.

“Meski sudah tertembak, Iqbal tetap melarikan diri kearah dalam hutan, hingga beberapa jam Tim Gabungan melakukan penyisiran akan tetapi Iqbal tak ditemukan,” jelasnya.

Keesokan harinya, Tim Gabungan kembali melakukan pencarian dan penyisiran dalam hutan selama tiga hari tiga malam. Dan pada akhirnya, Iqbal pun keluar dari tempat persembunyiannya.

“Personel yang melihat kehadiran Iqbal pun melakukan pengepungan. Namun tiba-tiba, Iqbal balik menyerang petugas dengan sebilah parang,” ungkapnya lagi.

Karena kondisi terdesak, petugas pun mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan dan mengenai bagian dada. Iqbal pun tumbang dan dinyatakan meninggal dunia.

Iqbal kemudian dievakuasi dan jenazahnya, direncanakan bakal dibawa ke RS. Bhayangkara Makassar.

“Barang bukti yang berhasil diamankan Tim Gabungan yakni sebilah parang, dan tenda warna biru,” terangnya. (**)