ACC Nilai Polda Sulsel Tidak Terbuka Tangani Kasus Pungli

18 Mei 2017 16:10
Anti Corruption Commite (ACC) saat menggelar jumpa pers di Kantor ACC, Jalan A.P Pettarani Makassar, Kamis (18/5/2017). (azhaei/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Meski Polda Sulsel telah mengeluarkan hasil OTT Tim Saber Pungli, dimana rilis yang dikeluarkan tertanggal 1 Mei 2017 tercatat 49 kasus OTT sementara pelaku 89 orang dan barang bukti uang tunai Rp 170.975.550.

Hal tersebut ditanggapi oleh Anti Corruption Commite (ACC) dimana ia menilai pihak Polda Sulsel tidak terbuka dalam hal penanganan kasus pungli yang melibatkan kepolisian dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurut Ketua tim program evaluasi Saber Pungli ACC, Farid Wajdi mengatakan, meski dalam penanganan kasus pungli terdapat 19 kasus yang dalam penyelidikan namun status penanganan dan penuntasannya dinilai lamban dan terkesan tidak serius.

” Faktanya juga hingga saat ini pungli masih terjadi di beberapa sektor pelayanan publik, baik dari pelayanan Swasta, ASN hingga aparat hukum,” kata Farid Wajdi, pada jumpa persnya di Kantor ACC, Jalan A.P Pettarani Makassar, Kamis (18/5/2017).

Ia juga menambahkan, kita bisa dilihat dari 49 kasus hanya 3 dinyatakan P.21 yang artinya belum ada satupun kasus yang dilimpahkan ke pengadilan.Tim sapu bersih pungli dibentuk dalam upaya untuk menghapus dan memberantas pungli yang sangat sering terjadi, “dimana ada tiga hal yang menjadi fokus pemerintah, yang mencakup regulasi, pembenahan lembaga dan aparatur negara,” tambahnya.

Kata Dia, Farid Wajdi, Selain itu pembangunan budaya hukum dengan manajemen perkara, penguatan sumber daya alam (SDM) serta penguatan kelembagaan dan pembangunan budaya hukum, “tapi selama ini tim Saber pungli bekerja tidak efektif dan hanya pemborosan anggaran APBD/APBN belaka,” katanya.(**)