Bupati Bulukumba Terima Penghargaan Rastra

17 Mei 2017 18:48
Bupati Bulukumba Terima Penghargaan Rastra

BULUKUMBA, INIKATA.com – Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali, menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar. Penghargaan tersebut diberikan, karena Pemkab Bulukumba berhasil dalam pengelolaan beras miskin atau raskin tahun sebelumnya.

Penghargaan Gubernur Sulsel ini diserahkan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Ir Abd Latif di acara Sosialisasi Program Subsidi Rastra (Beras Sejahtera) dulu disebut Raskin di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/5/2017).

Sosialisasi program subsidi Rastra 2017 dilaksanakan Pemprov Sulsel bekerjasama Perum Bulog Sulsel. Ada beberapa kategori penghargaan kepada sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Beberapa kategori itu adalah -pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) secara tunai cash and carry, pelunasan HTR melalui APBD, penyaluran dan pelunasan HTR tercepat, pengelolaan adminitrasi terbaik, serta dukungan pemda teraktif.

Kabupaten dan kota yang menerima penghargaan adalah Jeneponto, Soppeng, Palopo, Wajo, dan Pare Pare. Sementara, Pemkab Bulukumba mendapat penghargaan kategori pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) secara tunai cash and carry. Seleksi dilaksanakan berdasarkan evaluasi data usulan dari Sub Divre Bulog di daerah. Data tersebut kemudian divalidasi sesuai dokumen yang diajukan.

Tahun 2017 ini, Pemkab Bulukumba mendapatkanjatah penerima beras miskin atau Rastra. Sebanyak 18.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jatah penerima Rastra untuk Bulukumba, turun dibanding dengan tahun sebelumnya. Bupati Bulukumba AMSukri Sappewali, mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Pemprov Sulsel. Menurutnya pengelolaan Rastra atau raskin oleh pemerintah memang harus lebih baik, karena ini terkait dengan hak orang miskin.

Sekda Pemprop Sulsel, Ir Abd Latif, yang membawakan sambutan Gubernur Sulsel, mengatakan alokasi raskin tahun 2017 turun dari tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan karena Indeks Kemiskinan Sulsel turun. Sulsel sebagai daerah agraris sebahagian besar masyarakatnya hidup di sektor pertanian.

“Pemprov Sulsel dalam melaksanakan pembangunannya, telah mencanangkan program-program yang diperuntukkan bagi peningkatan produksi dan produktivitas komoditi unggulan daerah, salah satunya adalah beras” pinta Abdul Latif.(**)