Rumah Perlindungan Korban Kekerasan Anak dan Perempuan Akan Dibangun di Sidrap

17 Mei 2017 12:45
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi, SE. (hasman/inikata)

SIDRAP, INIKATA.com – Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang sangat memperhatikan itu, disikapi secara serius Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi, SE.

Untuk itu, istri Bupati Sidrap, Rusdi Masse berpikir untuk memprogramkan membuat shelter atau rumah aman korban bagi tindak kekerasan anak dan perempuan.

“Kekerasan yang terjadi terhadap anak dan perempuan, selama ini selalu dikirim ke Makassar, karena shelternya ada disana. Ke depan, shelter sebaiknya ada juga disini,” harapnya, Rabu (17/5/2017).

Menurut anggota DPR RI itu, shelter bukan hanya harus terjangkau, tapi juga harus didukung oleh sarana prasarana serta sumber daya di dalamnya untuk membantu memulihkan kondisi korban, disamping itu, korban harus mendapatkan pendampingan secara hukum hingga masalahnya dapat dituntaskan.

Kata dia, pengadaan shelter atau rumah perlindungan korban kekerasan anak dan perempuan itu, tentunya harus mendapat dukungan pemerintah daerah melalui alokasi anggaran yang terakomodir di APBD. (**)