Besok, PJI-Mandiri Kupas Tuntas Pengembangan Beras dan Kakao

16 Mei 2017 12:29
Ketua PJI Sulsel, Abdullah Rattingan. (IST)

MAKASSAR, INIKATA.com – Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel bekerja sama dengan PT Bank Mandiri akan menggelar program Focus Group Discussion (FGD) di Grand Clarion Hotel, Makassar, Rabu (17/5/2017).

Mengusung tema ‘Strategi Pengembangan Komoditas Beras dan Kakao di Sulawesi Selatan’ akan dihadiri antara lain jajaran pemerintahan terkait, peneliti, banker, perwakilan pengusaha hingga asosiasi.

mengatakan, kagiatan FGD ini diharapkan mampu mewujudkan ide kreatif dan dibarengi action untuk memaksimalkan hasil produksi komoditas kakao dan beras di Sulsel secara berkesinambungan.

“FGD ini hanya awal. Kami berharap bisa membuka fakta dan data tentang keadaan terkini mengenai dua komoditas besar Sulsel ini (kakao dan beras). Selanjutnya, hasil diskusi akan menjadi bekal bagi peserta untuk melakukan perubahan sesuai di bidangnya masing-masing,” kata Abdullah, Selasa (16/5/2017).

Dia menjelaskan, FGD ini akan mengupas tuntas perputaran komoditas ini dari hulu ke hilir. Antara lain perkembangan terkini dari sektor pertanian, supply chain komoditas beras, dan kakao, hingga perdagangan komoditas tersebut.

“Peserta FGD akan membahas titik kelemahan dan kelebihan dua sektor ini untuk dicarikan solusi agar tetap menjadi komoditas andalan dan stabil. Tidak fluktuatif seperti sekarang ini,” jelas doelbeckz, sapaan Abdullah Rattingan.

Untuk diketahui tanaman pangan dan tanaman perkebunan yang menonjol di Sulsel adalah padi dan kakao.

Besarnya produksi padi di Sulawesi Selatan mencapai 5,5 juta ton, sedangkan produksi kakao sebesar 143 ribu ton.

Pusat dari sentra produksi padi di Sulawesi Selatan adalah di Kabupaten Bone, Pinrang dan Wajo. Sedangkan untuk kakao ada di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara.(**)