Pemkot Operasikan Dua Unit Bus Sekolah Gratis

14 Mei 2017 21:22
Pemerintah Kota Parepare telah menganggarkan pengadaan dua unit bus sekolah gratis dan akan dioperasikan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). (KALMA/INIKATA)

PAREPARE,INIKATA.com – Penyelenggaraan pendidikan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan Pemerintah Daerah sebab berkaitan terhadap asas-asas pelayanan dan hak dasar.

Olehnya Pemerintah Kota Parepare telah menganggarkan pengadaan dua unit bus sekolah gratis dan akan dioperasikan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Dua bus sekolah tersebut dianggarakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, sebesar Rp900 juta.

Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, memaparkan, bus sekolah gratis itu akan difungsikan bagi pelajar yang jalur angkutan kota sulit masuk ke wilayahnya, yakni Kecamatan Bacukiki, Bacukiki Barat, dan Soreang.

” Difungsikannya bus sekolah gratis itu, merupakan kepedulian pemerintah kota terhadap pendidikan yang ada di Parepare, kita ketahui, Kota Parepare adalah Kota Mescusuar Pendidikan, jadi pelajar yang ada di Parepare ini kebutuhannya harus diperhatikan,”jelas Taufan, Minggu (14/05/2017).

Taufan menjelaskan lagi, bahwa bus sekolah gratis itu akan diadakan secara bertahap di empat kecamatan yang ada di Parepare.

“Kita ketahui, pendidikan merupakan hak dasar bagi anak bangsa, jadi Pemerintah Kota Parepare tidak main-main dalam hal pendidikan, itulah sebabnya bus sekolah gratis itu akan diadakan di empat Kecamatan dalam memunjang proses pendidikan di Parepare ini,”tambah Taufan.

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare, Muh. Yusuf Nonci, mengapresiasi dioperasikannya bus sekolah gratis itu.

” Kami dari komisi II mengapresiasi pengadaan Bus sekolah gratis itu, Dalam hal pendidikan di Parepare, ini adalah masalah yang sering dikeluhkan masyarakat saat mengusulkan aspirasinya. Jadi adanya bus gratis ini, kami harap siswa tidak lagi terlambat ke sekolah, selain itu dapat juga meringankan beban orang tua pelajar,”paparnya.(**)